klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

MISKONSEPSI : HUKUM KEPPLER

Sumber gambar : geograph88.blogspot.co.id

Miskonsepsi merupakan suatu pemahaman yang tidak sesuai atau tidak sejalan dengan  konsep yang telah disepakati. Miskonsepsi berasal dari kata mis artinya hilang dalam bahasa inggris dan konsep yaitu pemahaman, jika digabungkan menjadi hilang pemahaman atau salah paham. Banyak faktor yang penyebab terjadinya miskonsepsi didalam pembelajaran yakni :

  • Siswa
  • Guru
  • Buku Teks
  • Konteks
  • Metode mengajar

Kita dituntut untuk menghindari terjadinya miskonsepsi dalam pembelajaran karena hal ini membuat fatal dalam memahami mata pelajaran yang ada serta membuat keraguan bagi peserta didik. Anda pernah mendengar setiap guru berbeda pandangan, jangan biarkan hal ini terjadi karena siswa tidak akan tau yang mana seharusnya konsep yang dipakai. Contohnya saja dalam pelajaran fisika materi listrik tentang arah loop, sebagian guru harus mengikuti arah jarum jam sebagian lagi kebalikanya. Jika hal ini terjadi maka diharapkan untuk bernegosiasi dengan sesama pendidik dan melihat konsep yang lumrah dipakai disetiap buku. Untuk mengatasi miskonsepsi dapat dilakukan sebagai berikut

  • Mencari dan mengungkapkan miskonsepsi pada siswa.
  • Mencoba menemukan penyebab miskonsepsi tersebut.
  • Mencari perlakuan yang sesuai untuk mengatasinya. 


Baiklah untuk materi miskonsepsi pertama yang akan dibahas adalah tentang Hukum Keppler. Materi ini admin dapatkan dari sebuah makalah pada saat kuliah dulu. Tujuan dari pembuatan makalahnya seperti berikut ini :

  1. Mengetahui dan memahami apa saja miskonsepsi yang sering terjadi pada materi hukum Keppler.
  2. Mampu membetulkan dan memberikan penjelasan kepada siapa saja yang salah konsep dalam materi hukum Keppler.
  3. Menyadari bahwa fisika bukanlah ilmu yang hanya fokus kepada hitungan seperti halnya matematika, namun banyak sekali konsep yang terkandung dalam setiap materi fisika yang harus dikuasai oleh seorang fisikawan. 

Sebelum memasuki miskonsepsi yang terjadi pada materi Hukum Keppler marilah kita revew apa saja materi yang telah atau akan kita pelajari pada Hukum Keppler ini.

Hukum Pertama Keppler

Hukum Pertama Keppler  (ini adalah penulisan yang benar yang salahnya seperti ini Hukum Keppler Pertama dan Hukum Keppler Kesatu)
Berbunyi :
Lintasan setiap planet ketika mengelilingi matahari berbentuk elips, dimana matahari terletak pada salah satu fokusnya 

Hukum Kedua Keppler

Membahas tentang kesamaan perioda planet terhadap garis matahari
Berbunyi :
Luas daerah yang disapu oleh garis antara matahari dengan planet adalah sama untuk setiap periode waktu yang sama 

Hukum Ketiga Keppler

Berbunyi :
Kuadrat waktu yang diperlukan oleh planet untuk menyelesaikan satu kali orbit sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata planet-planet tersebut dari matahari 

Hubungan Hukum Keppler dengan Hukum Newton

Terdapat Kesesuaian antara hukum newton dengan hukum keppler. Sebagai contoh hukum III Keppler dapat diturunkn dari hukum II Newton 


Setelah anda mengulang materi Hukum Keppler maka ada beberapa kemungkinan yang telah dibahas tentang miskonsepsi yang terjadi. Berikut miskonsepsi dan kebenaranya pada materi Hukum Keppler :

1. Orbit dari planet-planet adalah berbentuk lingkaran 

Konsep yang Benar: 
Orbit dari planet-planet bukanlah berbentuk lingkaran tetapi berbentuk elips. Berdasarkan hukum pertama Keppler yaitu Lintasan setiap planet ketika mengelilingi matahari berbentuk elips, dimana matahari terletak pada salah satu fokusnya. 

2. Kecepatan dari planet tidak pernah berubah 

Konsep yang Benar :
Kecepatan planet berubah sepanjang orbitnya. Lebih cepat bila lebih dekat dengan Matahari dan lebih lambat bila jauh. Di tahun 1619 Keppler menunjukkan bahwa jangka waktu yang diperlukan sebuah planet untuk menyelesaikan satu orbit berkaitan dengan rata-rata jaraknya dari matahari. 

3. Benda berada pada kedua fokus dari orbit yang berbentuk elips 

Konsep yang Benar :
Benda (matahari) tidak berada pada kedua fokus dari orbit berbentuk elips karena kedua badan mengorbit mengelilingi satu pusat massa, barycenter, tidak satu pun berdiri secara sepenuhnya di atas fokus elips. Namun, kedua orbit itu adalah elips dengan satu titik fokus di barycenter. Jika rasio massanya besar, sebagai contoh planet mengelilingi matahari, barycenternya terletak jauh di tengah obyek yang besar, dekat di titik massanya. 

4. Semua planet bergerak pada orbitnya dengan kecepatan yang sama 

Konsep yang Benar :
Semua planet bergerak pada orbitnya dengan kecepatan yang berbeda-beda, antara planet yang satu dengan lainnya. Sesuai dengan hukum gravitasi menyaratkan kecepatan orbit benda berbanding terbalik dengan jarak benda tersebut ke pusat orbit. 

5. Tidak ada usaha saat planet mengelilingi matahari 

Konsep yang Benar :
Ada usaha saat planet mengelilingi matahari. Suatu planet agar dapat melakukan perputaran mengelilingi matahari ia butuh usaha dan tentunya butuh suatu gaya yang memertahankannya agar tetap pada orbitnya, gaya tersebut adalah gaya sentripetal, sehingga planet tetap stabil dalam orbitnya. Usaha dalam hal ini merupakan usaha dari matahari kepada planet agar planet tetap berotasi mengelilinginya. 

6. Orbit dari planet-planet terletak tepat pada bidang yang sama 

Konsep yang Benar :
Orbit dari planet-planet terletak tepat pada bidang yang tidak sama. 
Setiap planet memiliki bidang orbitnya masing-masing, tidak ada satupun planet dalam tata surya yang memiliki bidang orbit yang sama, apabila terjadi seperti itu, maka kemungkinan besar planet tersebut akan bertabrakan 

7. Semua planet  mengelilingi matahari dengan perioda yang sama 

Konsep yang Benar :
Semua planet  mengelilingi matahari dengan perioda yang berbeda-beda. 
Setiap planet memiliki perioda (waktu yang diperlukan untuk satu kali mengelilingi matahari) berbeda-beda tergantung kepada jari-jari orbit planet terhadap matahari. 

8. Revolusi sama dengan rotasi 

Konsep yang Benar :
Revolusi tidak sama dengan rotasi. Revolusi adalah proses suatu planet mengelilingi matahari sedangkan rotasi adalah proses suatu planet berputar pada porosnya sendiri. 


Jadi kesimpulan yang anda dapatkan adalah :

  • Orbit dari planet adalah berbentuk elips. 
  • Kecepatan planet berubah sepanjang orbitnya, lebih cepat bila lebih dekat dengan matahari dan lebih lambat bila jauh. 
  • Benda (matahari) tidak berada di tengah-tengah fokus dari orbit berbentuk elips. 
  • Semua planet bergerak pada orbitnya dengan kecepatan yang berbeda-beda antara planet yang satu dengan yang lainnya. 
  • Ada usaha saat planet mengelilingi matahari. 
  • Orbit dari planet tidak terletak tepat pada bidang yang sama. 
  • Semua planet mengelilingi matahari dengan perioda yang berbeda. 
  • Revolusi tidak sama dengan rotasi. 


Sumber : Materi Kuliah Analisis Materi Fisika




Post a Comment

Post a Comment