klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Shielding Efect

Apakah itu Shielding Efect??

Didalam ilmu fisika menurut Newton semua benda atau partikel yang memiliki massa akan ada interaksi satu sama lainya baik itu tarik menarik atau tolak menolak ( Baca : Hukum Newton tentang Gravitasi). Sebuah partikel memiliki bagian-bagian tertentu yang telah diuraikan atau dikemukakan oleh para ahli, misalnya proton, elektron, positron dan sebagainya. Semua partikel itu memiliki massa yang berbeda dan jari-jari berbeda dan tentu saja memiliki perbandingan mass relatif dan ukuran masing-masing. Karena memiliki massa maka setiap partikel yang saling berdekatan akan timbul suatu interaksi yang dinamakan gaya partikel. Gaya antar partikel memiliki dua jenis pertama gaya tolak menolak dan kedua gaya tarik menarik. Gaya tolak menolak terjadi jika dua partikel yang sejenis atau identik saling berdekatan misalnya elektron 1 berdekatan dengan elektron 2 maka kedua elektron tersebut akan sebuah gaya yaitu gaya tolak menolak. Sebaliknya gaya tarik menarik terjadi apabila suatu partikel yang berbeda jenis berdekatan misalnya partikel elektron dengan partikel proton maka akan terjadi suatu gaya yang mana kedua partikel tersebut akan saling tarik menarik. Membahas interaksi partikel yaitu gaya maka akan ada suatu efek yang ditimbulkan oleh gaya kedua partikel tersebut, misalnya gaya tolak menolak dari elektron akan terjadi sebuah Efek Shielding.


 

Shielding Efect atau efek shielding atau juga disebut efek perisai adalah efek yang ditimbulkan oleh gaya tolak menolak elektron yang menutupi inti dengan elektron dikulit terluar. Efek shielding dapat menjelaskan kenapa jari-jari elektron  membesar dari kiri kekanan dan dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Efek shielding muncul saat elektron di tingkat energi yang lebih kecil daripada elektron valensi mengurangi kekuatan gaya tarik-menarik elektron di kulit terluar dengan inti. Semakin lengkap elektron yang berada dibawah kulit terluar maka efek shielding ini akan semakin besar dan semakin melemahkan “kekuatan muatan positif” dari inti atom atau dapat juga dinyatakan semakin besarnya gaya tolak-menolak antara elektron di kulit terluar dengan kulit dibawahnya. Oleh karena itu mengapa jari-jari atom cenderung bertambah ukurannya bila semakin ke bawah dalam satu golongan di tabel periodik. Setiap kali kita melompat turun satu periode ke bawah, elektron menyelesaikan oktetnya (jumlah elektron valensi sempurna seperti gas mulia) artinya atom tersebut telah mendapat shielding yang baru. Hal ini mengakibatkan bertambahnya efek shielding ini, sehingga jarak antara kulit dan elektron akan semakin renggang atau memiliki orbit yang lebih luas lagi sehingga jari-jari atom semakin besar.
Kemudian perlu dijelaskan bagaimana jari-jari atom cendrung mengecil apabila atom itu semakin kekanan dalam satu periode (golongan bertambah dalam satu periode). Harus dipahami bahwa kekuatan efek shielding ini akan selalu tetap pada satu periode karena atom tidak bertambah kulit hanya menambah proton di inti atom dan elektron di kulit terluarnya. Karena muatan positif dalam inti atom bertambah, diiringi juga elektron pada kulit terluar juga semakin bertambah sedang efek shielding memiliki kekuatan yang tetap dapat disimpulkan bahwa gaya tarik-menarik elektron dengan proton di inti akan semakin kuat seiring bertambahnya nomor atom dalam satu perioda  sehingga jari-jari elektron atom tersebut akan semakin mengecil.
Sumber : Miessler, Gary L.; Tarr, Donald A. (2003). Inorganic Chemistry. Prentice Hall
 Untuk mempelajari lebih lanjut silahkan membaca hal-hal yang dibawah ini


Post a Comment

Post a Comment