klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Mencerdaskan Anak Bangsa Dengan Pendidikan Setara Paket

Nagari Taeh Bukik merupakan kawasan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Rata-rata masyarakat bekerja sebagai petani dan sedikit yang menjadi pegawai, dilihat dari pendidikan kebanyakan masyarakat hanya tamatan tingkat SLTP dan SLTA dan jarang yang tamatan dari Universitas, jikapun ada pasti tidak berdiam di negerinya alias merantau. Berdasarkan hal tersebut Isnel kerap dipanggil buk nel bersama teman beliau mendirikan sekolah pendidikan setara paket A, B, dan C yang diprogram langsung oleh pemerintah. Profesi sendiri dari buk nel adalah guru tetap di sebuah Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Payakumbuh (SMPN 3 Kec. Payakumbuh) dengan mata pelajaran IPS dan BK dan teman beliau biasa dipanggil Dati berprofesi sebagai Pegawai Negeri. 
Pembelajaran pendidikan setara paket A, B, dan C berlokasi didua tempat, pertama di kampung halaman buk nel sendiri yaitu kuaro (Taeh Bukik) dan kebetulan rumah tersebut belum ada yang menghuni jadi dapat  dipakai untuk belajar, ditempat ini untuk khusus paket A dan C . Tempat kedua yaitu di Talago (Taeh Bukik) adalah tempat taman kanak-kanak (TK) disini khusus paket B. Kedua tempat tersebut berjarak sekitar 3 Km dan 2 Km dari rumah buk nel dari tempat kedua (Talago). Pembelajaran pendidikan setara paket A, B, dan C dilaksanakan dikedua tempat dengan waktu yang sama yaitu dari jam 16.00 Wib sampai jam 18.00 Wib. 
Gambar 1. Pemandangan Nagari Taeh Bukik
Ada beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pendirian pendidikan setara paket di Nagari Taeh Bukik sebagai beriku;
  1. Jenjang sekolah didaerah tersebut masih rendah yaitu pada tingkat SMP (baru dibangun)
  2. Rata-rata jenjang pendidikan masyarakat adalah pada tingkat SLTP
  3. Beberapa masyarakat didaerah tersebut memerlukan ijazah dalam melamar pekerjaan.
 Tutor atau tim pengajar untuk setiap mata pelajaran pendidikan setara paket A, B, dan C direkrut sendiri oleh buk nel dengan ketentuan-ketentuan yang telah disiapkan oleh teman-teman beliau, karena beliau seorang guru jadi pemilihan tutor tidak susah mencarinya, bahkan beliau merekrut mahasiswa yang telah menamatkan jenjang sarjana dan menjadikan sarjana tersebut menjadi asisten beliau sarjana tersebut bernama Karmila Sari atau biasa dipanggil Sari sekarang telah berprofesi sebagai guru honorer di SMPN 4 Kec. Payakumbuh. Sari berasal dari Universitas Negeri Padang dengan jurusan fisika program studi pendidikan fisika. Sari membantu buk nel dalam bidang IPA. Melihat pekerjaan para tutor ada beberapa guru berprestasi ditingkat nasional ingin menjadi tutor paket tersebut dalam membina dan memajukan pendidikan didaerah Taeh Bukik bahkan dari mantan bupati Bapak Alis Marajo Dt. sori Marajo berencana ikut dalam berpastisipasi dalam mengajar siswa pendidikan setara paket.

Berikut beberapa contoh gambar dari pembelajaran pendidikan setara paket

Gambar 2. Buk nel sedang mengajar anak-anak paket A di Kuaro, kampung halaman beliau

Gambar 3. Proses pembelajaran paket B di Talago
Pada umumnya masyarakat di daerah Taeh Bukik kalau putus sekolah pasti dibiarkan saja sampai mereka menemukan suatu pekerjaan yang memerlukan ijazah, hal ini pasti sulit dalam menyelesaikannya, maka dari itu selain membina masyarakat Taeh Bukik program pendidikan setara sangat dibutuhkan bagi siapapun yang membutuhkan ijazah apakah itu setara SD (Paket A), SLTP (Paket B), dan SLTA (Paket C). Usaha yang paling utama yang dilakukan oleh buk nel bersama teman-teman beliau agar masyarakat mengetahui pendidikan setara tersebut adalah dengan cara sosialisasi di setiap rumah di kampung beliau dan memberitahukan kepada anak-anak yang putus sekolah supaya melanjutkan lagi ke jenjang berikutnya. Berkat sosialisasi beliau banyak orang tertolong dalam bidang mereka bahkan ada yang telah menjadi Pegawai Negeri Sipil dan ada pula yang menjadi salah satu PASKIBRA di kabupaten Lima Puluh Kota.
Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku - https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku
Post a Comment

Post a Comment