klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Teknologi Li-Fi, Awal dari Pengiriman Data Nirkabel Pengganti Sinyal Radio

Light Fidelity atau dikenal dengan Li-Fi merupakan bagian dari label nirkabel (transfer data yang tidak membutuhkan kabel) untuk sistem komunikasi dimana cahaya sebagai media pembawa data. Perbedaannya dengan wifi terletak media, jika pada wifi memerlukan media berupa gelombang radio sedangkan pada Li-Fi berupa cahaya. Li-Fi dapat menggantikan wifi untuk masa depan karena Li-Fi memanfaatkan cahaya sebagai perantara pengiriman data, Li-Fi akan tidak akan mengeluarkan dampak yang besar yang bisa disebabkan oleh dampak gelombang radio.

Berikut penjelasan dari gelombang cahaya

Kita tahu dari teori bahwa cahaya merupakan gabungan dari dua buah gelombang yakni gelombang magnetik dan gelombang listrik, hal inilah gelombang cahaya bersifat gelombang elektromagnetik dilihat dari kecepatannya gelombang cahaya pasti akan lebih cepat dibandingkan dengan gelombang radio dengan kecepatanya 3,0 X 10 pangkat 8.

Cara kerja Li-Fi

Misalnya anda memiliki sumber cahaya di sebuah ujung pada LED dan sumber lain misal detektor foto (Light Sensor) diujung lainya. Ketika LED menyala sensor cahaya akan mendeteksi cahaya yang masuk ke detektor dan diartikan biner 1. Dengan nyala cahaya dari beberapa LED akan membuat pesan tertentu berupa biner yang akan dideteksi oleh detektor cahaya. Dapat kita bayangkan bahwa ada beberapa warna LED yang akan dapat mengirimkan atau membuat data yang akan diterima oleh sensor cahaya (detektor cahaya). LED yang bewarna akan membangun suatu informasi yang besar misalnya laser hijau dan laser merah yang digunakan secara bersamaan dengan kecepatan data adalah 1Gbps sedangkan pada wifi hanya mencapai 300 Mbps. WOw cepat sekali bukan, ya tentu seperti kita bahas diatas tadi bahwa cahaya itu sendiri memiliki kecepatan yang sangat tinggi yaitu 3,0 X 10 pangkat 8


Kelebihan dari Li-Fi adalah kemudahan dalam mengakses internet pada daerah terpencilyang tidak terjangkau oleh kabel optik, Li-Fi juga dapat digunakan dalam memperluas jaringan nirkabel baik itu dirumah atau disekolah.
Teknologi Li-Fi sekarang digunakan pada lalulintas dengan menempatkan pada LED mobil.  Pada lampu overhead pesawat juga dipasang teknologi Li-FI. Hambatan utama Li-Fi adalah Li-Fi memerlukan line of sight yang sempurna dalam mengirim data dan mengirim data kembali ke pemancar secara normal. Teknologi Li-Fi dapat mengurangi polusi elektromagnetik yang pada saat ini telah merajalela yang dihasilkan oleh radio, kalau soal kecepatan Li-Fi jangan ditanya lagi yah...Teknologi Li-Fi juga tidak mengganggu gelombang radio karena kecilnya amplitudo cahaya serta frekuensi yang lebih cepat dari gelombang radio  jadi tidak akan me-Modulasi dari gelombang radio. Teknologi Li-Fi bekerja dalam ruangan seperti yang ditunjukan pada gambar dibawah ini
Saat ini Teknologi Li-Fi menghadapi tantangan terbesar teknologi yaitu menyempurnakan riset dalam mengembangkan teknologi tersebut secara optimal agar dapat digunakan dirumah atau lingkungan dengan biaya yang relatif lebih murah. Intensitas cahaya bergantung pada daya, jika daya yang kita berikan besar maka intensitas lampu akan yang akan menggunakan teknologi Li-Fi akan besar dan semakin bagus pengiriman data yang terjadi singkatnya kecepatan browser kita tergantung pada daya yang kita berikan. 
Riset selanjutnya yang akan dikembangkan adalah bagaimana jika Li-Fi digunakan di luar rumah yang mana cahaya matahari akan mengganggu kinerja dari Li-Fi yang membuat data yang dikirim tidak masuk ke detektor cahaya. Cahaya matahari akan menghamburkan gelombang yang dihasilkan oleh teknologi Li-Fi dan data yang dikirim melalui cahaya tidak akan tertangkap oleh sensor cahaya.



1 comment

1 comment

  • Muhammad Ihsan Tanjung
    Muhammad Ihsan Tanjung
    October 8, 2016 at 5:35 AM
    Buset, cepet bgt tuh..
    Reply