KETERAMPILAN MEMBERI PENGUATAN
Sebagai calon guru kita harus mengenal penguatan karena hal ini sangatlah penting bagi siswa kita guna untuk membantu atau penyemangat siswa didalam menerima pelajaran. Memberikan penguatan pasti mempunyai suatu prosesya, kita juga dituntut untuk memberikan penguatan atau apersepsi baik itu gerakan tangan atau senyuman kepada siswa kita yang dapat mejawab atau memberikan tanggapan baik terhadap pertanyaan atau pernyataan kita. Untuk itu mari simak dialog berikut ini.
(MEMBUKA)
Guru : (berjalan dari arah pintu sambil mengucapkan salam)Assalamu’alaikum wr. wb.
Siswa : (menjawab salam)
Wa’alaikum salam wr. wb.
Guru : Bagaimana keadaannya hari ini?(C1)
Siswa : Sehat Pak.
Guru : Sudah siap untuk menerima pelajaran kali ini?
Siswa : Siap pak.
Guru : Baiklah anak-anak, sebelum kita memulai pelajaran, kita berdoa dulu.
Di , tolong pimpin teman-temannya berdoa!
Adi : Baik Pak. Di tempat duduk siap! Berdoa mulai!
Siswa : (Berdoa)
Adi : Selesai!
Guru mengambil absen siswa satu persatu
Guru : Ok kita ambil absen dulu. Aviatul hasanah
Avi : Hadir Pak
Guru : Zulhendra (hendra)
Hendra : saya Pak
Dst…
Appersepsi
Guru : Sebelum masuk materi, siapa yang masih ingat tentang prinsip kerja katrol sebelumnya?Siswa : (Sebagian menunjuk tangan)
Guru : Ya, bagus (sambil tersenyum). Sekarang siapa yang bisa mengungkapkan kembali apa saja jenis-jenis dari katrol? (C1)
Adi : Saya Pak!
Guru : Yap, silahkan Adi. (sambil menunjuk Adi)
Adi : Pertama katrol tetap tunggal
Kedua katrol bebas tunggal
Ketiga katrol gabungan
Guru : Bagus Adi (sambil tersenyum). Ok…Katrol tetap tunggal itu apa contohnya?
Ijah : Saya Pak!
Guru : Yap, silahkan ijah!
Ijah : menggerek bendera, menggambil air disumur pak
Guru : Bagus sekali ijah! (sambil tersenyum).
Siswa : setuju pak
Guru : jadi katrol itu banyak kita temui di kehidupan sehari mulai dari mandi sampai upacara, mengayuh sepeda menggerek bendera dsb
(INTI)
Guru : Nah…Sekarang. Kita masuk ke prinsip tuas. Suatu ketika (menunjuk Mita yng sedang melamun) si Mita dengan ayahnya pergi bermain jungkat jungkit di taman kota. Ketika tumpuan benda berada ditengah-tengah jungkat jungkit Mita tidak dapat mengangkat ayahnya. Nah bagaimanakah cara Mita mengangkat ayahnya??Mita : eehh (terkejut)
Aldi : saya Pak.
Guru : ya Aldi silahkan (menunjuk aldi)
Aldi : menambahkan beban pada pada posisi Mita Pak…
Guru : Ya bagus….menambahkan beban supaya sama berat …..Ok ada pendapat yang lain?
Mita : pak..pak…saya pak….
Guru : yap Mita silahkan…..
Mita : Menggeser titik tumpuan ke arah ayah Pak…. .
Guru : Bagus sekali Mita (memberi acungan jempol). Menggeser titik tumpu juga bisa menyamakan berat kedua beban tersebut… nah sekarang, siapa yang mau menggambarkan keadaan pengungkit yang titik tumpunya ditengah…
hendra : saya pak
Guru : yak…silahkan hendra
hendra : (menggambar pengungkit dengan titik tumpu ditengah)
Guru : terimah kasih hendra…nah dari gambar yang dibuat hendra didepan siapa yang mau menunjukan yang mana titik tumpu, lengan kuasa dan lengan bebannya?
Eko : saya pak…
Guru : ya eko silahkan (sambil memberikan spidol)
Setelah eko menunjukkan…
Guru : bagus sekali Eko….. dari letak titik tumpu, lengan kuasa dan lengan beban dari gambar, kita mendapatkan keuntungan mekanik dari pengungkit tersebut…. Nah apa itu keuntungan mekanik tuas?
Avi : saya pak
Guru : silahkan avi
Avi : Rasio atau pembagian dari panjang lengan kuasa dengan lengan beban Lk per Lb pak (sambil melihat buku)
Guru : bagus sekali avi ….….ada pendapat yang lain
Ovin : saya pak
Guru : ya Ovin
Ovin : rasio atau perbandingan antara gaya di titik beban dengan gaya di titik kuasa, Fb per Fk pak…..
Guru : Bagus (sambil tersenyum ) Semua yang dijawab benar…… pendapat dari Ovin dan avi tadi adalah suatu keuntungan mekanis….jadi kalo kita buat rumusannya didapat (menulis rumus)
Guru : nah sekarang coba kerjakan soal no 3 dan 4 hal 50 dibukunya dengan teman sebangku kira-kira 3 menit ya….
Setelah 3 menit berlalu
Guru : nah…. dari soal yang ada siapa yang mau kedepan membuat jawaban soal no 3….bapak kasih bonus 0,2 buat kelompoknya
Siswa : saya pak…..
Guru : hmm,,…..ya silahkan Riska kedepan…..
Setelah riska nulis kedepan tetapi tri memori
Guru : nah…menurut kalian jawabanya betul atau tidak
Siswa : betul pak
Guru : yaa jawabanya sudah benar….0,2 buat riska dan kelompoknya
Guru : sekarang soal no 4….siapa?
Siswa : saya pak….(menunjuk tangan)
Guru : indy…silahkan tunjukkan kemampuanmu….(memberikan spidol)
Windy menulis jawaban soal no 4 kedepan tetapi tri memori
(MENUTUP)
Kesempatan untuk bertanyaGuru : Sejauh materi pembelajaran yang Bapak berikan, masih ada yang kurang paham?
Siswa : Tidak Pak!
Guru : Nah sekarang bapak yang akan bertanya yang bisa menjawab 0,5…….suatu pengungkit memiliki keuntungan mekanis 0.9 dengan gaya berat dititik kuasa 100 N…nah brapa gaya berat dititik bebannya?
Siswa : saya pak (sepertiga menunjuk)
Guru : (menunjuk Riri) hmmm ya riri brapa jawabanya ……
Riri : jawabanya 90 newton pak
Guru : bagus riri 0.5 sekarang coba tuliskan kedepan
Riri menulis jawaban kedepan tetapi tri memori
Menyimpulkan pelajaran bersama siswa
Guru : Sekarang mari kita simpulkan pelajaran kita hari ini!
Egi, apa kesimpulan yang dapat kita ambil hari ini?
Egi : Disini kita dapat menyimpulkan bahwa tuas atau pengungkit memiliki keuntungan mekanik yaitu rasio atau perbandingan antara gaya dititik beban dengan gaya dititik kuasa atau perbandingan panjang lengan kuasa dan panjang lengan beban.
Guru : Bagus Egi! Masih ada yang ingin menambahkan kesimpulan kita hari ini?
Atun : Ada Pak!
Guru : Ya, Atun silahkan!
Atun : Ada beberapa contoh tuas berdasarkan letak titiknya yakni pertama pengungkit jenis I titik tumpu berada kuasa beban contohnya gunting, kedua pengungkit jenis II Beban berada di antara titik tumpu dan kuasa contohnya penjepit buku ketiga pengungkit jenis III Kuasa terletak di antara titik tumpu dan beban contohnya klep
Guru : yap benar sekali Atun! (sambil tersenyum). Jadi kesimpulan kita sudah lengkap ya.
(Guru memberikan tugas kepada siswa sebagai evaluasi dari hasil belajar tadi sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pelajaran pengungkit)
Guru : baik anak –anak bapak akan memberikan tugas rumah untuk kalian, silahkan kerjakan soal pada buku halaman 50 nomor 6,7,9, dan 12. Dan tugas ini dibuat di buku pr lalu dikumpul minggu depan.
Siswa : ya pak.
Guru : apakah ada pertanyaan??
Siswa : tidak pak..!!
Guru : baik kalau begitu silahkan siap untuk pulang dan jangan lupa kerjakan prnya. Dan rajin belajar dirumah ya..!
Siswa : baik pak..!!
Guru meminta salah seorang siswa untuk membersihkan papan tulis dan meminta ketua kelas untuk menyiapkan kawan-kawannya untuk berdo’a sebelum pulang.
Guru : hendra tolong bersihkan papan tulisnya ya..!
Hendra : ya pak
Guru : Adi silahkan siapkan kawan-kawan nya untuk pulang.
Adi : baik pak..!!
Siap grak… hormat grak.. tegak grak.. berdoa mulai..!
Do’a selesai..!!!
Beri salam.
Siswa : assalamualaikum ww.
Guru : waalaikum salaam ww.
Siwa meninggalkan ruangan saambil bersalaman dengan bapak guru secara teratur.
Guru meninggalkan ruanagn…



Post a Comment