klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Mengungkap alasan perbedaan suhu pada setiap Lapisan Atmosfer

Pernahkah anda bertanya kenapa suhu pada lapisan Troposfer menurun ketika naik pada ketinggian tertentu? sedangkan pada lapisan berikutnya yaitu Stratosfer, suhu justru meningkat pada jika naik dengan ketinggian tertentu. hal ini juga terjadi pada lapisan-lapisan berikutnya suhu tidak pada lapisan tidak dapat diprediksi langsung. Apa yang menyebabkan hal ini mari simak penjelasan berikut.
Setiap planet memiliki atmosfer yang melapisi permukaan planet tersebut, lapisan itu mengandung senyawa - senyawa tertentu yang saling berikatan. Atmosfer merupakan suatu lapisan yang menyelubungi suatu planet terdiri dari pola lapisan – lapisan tertentu. Ketebalan lapisan atmosfer akan mempengaruhi suhu yang ada pada permukaan planet. Pengaruh ketebalan lapisan atmosfer akan menyebabkan tinggi atau rendahnya albedo pada suatu planet.
Albedo merupakan perbandingan antara sinar matahari yang dating dan yang dipantulkan kembali ke angkasa oleh planet dengan pengurangan panjang gelombang dari sinar dating. Albedo juga dapat menentukan tingkat suhu suatu planet, jika nilai albedo besar maka suhu akan besar dan biasanya terdapat pada permukaan yang padat (misalnya di perkotaan kalau di bumi), sedangkan jika nilai albedo kecil maka suhu pada permukaan planet kecil dan biasanya pada tempat tersebut permukaanya lembut (misalnya di hutan, desa). Nilai albedo juga dapat dipengaruhi oleh lapisan atmosfer. Jika lapisan atmofer tebal maka perbandingan sinar dating dan sinar pantul kecil maka planet tersebut terlindungi dari radiasi matahari dan suhu pada permukaanya rendah karena tidak hany sedikit panas yang terserap oleh permukaan ini disebabkan pemantulan sinar yang dilakukan oleh lapisan atmosfer. Sedangkan jika lapisan atmosfer tipis maka suhu pada permukaan planet akan tinggi karena pemantulan dilakukan oleh permukaan planet tersebut misalnya pada planet merkurius.
Lapisan atmosfer yang terdapat di bumi memiliki pola lapisan – lapisan yang berbeda – beda dengan karakter suhu di setiap lapisan berbeda pula. Berikut lapisan utama yang terdapat pada bumi secara berurutan:
  1. Troposfer
  2. Stratosfer
  3. Mesosfer
  4. Thermosfer (Ionosfer)
  5. Eksosfer

Kharakteristik suhu pada lapisan Troposfer

Lapisan Troposfer merupakan lapisan yang terletak pada permukaan bumi dengan ketebalan 12 Kilo meter. Suhu pada lapisan ini akan berkurang pada setiap ketinggian 100 meter semakin tinggi maka suhu akan berkurang atau rendah

Kharakteristik suhu pada lapisan Stratosfer

Ketebalan lapisan Stratosfer adalah 18 – 59 Kilo meter dari permukaan bumi. Pada bagian bawah lapisan ini mengandung Nitrogen sedangkan pada lapisan atas mengandung senyawa ozone (O3) yang berguna untuk menyerap sinar ultra violet. Suhu pada lapisan ini akan naik jika pada ketinggian tertentu hal ini disebabkan oleh nitrogen dan ozone yang terdapat pada lapisan ini.

Kharakteristik suhu pada lapisan Mesosfer

Lapisan Mesosfer memiliki ketebalan 40 - 70 Kilo meter diatas permukaan bumi. Suhu pada lapisan ini akan berkurang mencapai – 143 derajat Celcius jika naik pada ketinggian tertentu semakin naik maka suhu akan turun. Hal ini disebabkan oleh kepadatan susunan molekul tidak sama seperti lapisan Stratosfer artinya struktur molekul pada lapisan ini agak renggang.

Kharakteristik suhu pada lapisan Thermosfer

Lapisan Thermosfer atau kerap juga disebut dengan lapisan Ionosfer karena pada lapisan ini senyawa - senyawa akan terurai menjadi Ion yang bermuatan. Lapisan ini terletak pada ketinggian 480 kilo meter diatas permukaan bumi. Karena bermuatan ion lapisan ini dapat memantulkan sinya – sinyal tertentu misalnya sinyal radio ataupun televisi. Pada lapisan ini terdapat Aurora dan awan pijar malam hari. Suhu pada lapisan ini akan meningkat seiring bertambahnya ketinggian. Suhu pada lapisan ini dapat mencapai 1982 derajat Celcius atau lebih. Senyawa pembentuk lapisan ini akan terurai oleh sinar ultraviolet dan terjadilah reaksi kimia membentuk lapisan yang bermuatan

Lapisan Eksosfer

Lapisan Eksosfer merupakan lapisan terluar dari bumi, pada lapisan ini terdapat radiasi matahari langsung karena gas penyusun pada lapisan ini sangat tipis. Lapisan ini terdapat terletak pada 400 kilo meter diatas permukaan bumi unsure utama pada lapisan ini adalah Hidrogen. Lapisan ini juga disebut lapisan ruang antar planet - planet
Berikut struktur vertikal atmostfer jika digambarkan dengan suatu diagram

Kesimpulan
  • Setiap planet memiliki suhu yang berbeda-beda tergantung pada perbandingan sudut datang sinar terhadap sudut pantul planet
  • Ada banyak lapisan penyusun atmosfer bumi lapisan utamanya yakni dimulai dari Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Thermosfer, dan terakhir Eksosfer
  • Setiap lapisan atmosfer memiliki kepdatan senyawa penyusun sehingga berpengaruh pada suhu pada lapisan

Demikianlah info science yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat. Jangan lupa sascribe email anda pada kotak dibawah ata follow lewat media sosial demi mendapatkan info cepat dari kami
    3 comments

    3 comments

    • digital agency jakarta
      digital agency jakarta
      November 1, 2016 at 9:39 PM
      Rajin baca tambah pengetahuagann..haturnuhun
      Reply
    • Mine
      Mine
      October 11, 2016 at 7:08 AM
      Thanks gan
      Reply
    • Muhammad Ihsan Tanjung
      Muhammad Ihsan Tanjung
      October 8, 2016 at 5:31 AM
      Wah, kebetulan ane suka yg beginian.. Nice post gan :D
      Reply