Hujan asam merupakan jenis hujan dimana senyawa air atau H2O memiliki pH (Potensial Hidrogen) di bawah 6 artinya senyawa air bersifat asam. Hujan asam juga disebut juga dengan istilah acid rain,dimana ada senyawa – senyawa tertentu yang dapat bereaksi dengan oksigen. Hujan asam sangat berguna bagi kehidupan jika hujan tersebut memilki pH sedikit dibawah 6 misalnya dengan pH 5,7. Hujan asam terbentuk oleh zat sulfur (S) dan nitrogen (N) yang bereaksi langsung dengan oksigen menjadi senyawa Sulfur dioksida (SO2) dan Nitrogen Oksida (NO2).
Hujan asam yang memiliki pH dibawah 5,7 akan bersifat korosif ringan yang dapat menghancurkan benda - benda yang terbuat dari baja selalu terkena hujan ini. Daerah bagian Eropa dan Amerika, hujan asam sering mengganggu masyarakat karena merusak peralatan-peralatan yang terbuat dari logam misalnya besi akan cepat berkarat walaupun telah dilapisi, bukan hanya itu banyak hewan – hewan tertentu misalnya ikan mati karena sifat korosifnya tadi hewan lainya ada yang bermutasi dengan hujan asam, hujan asam juga dapat menyebabkan kerusakan hutan banyak hutan yang hanya tinggal batang tanpa daun dan mati karena hujan asam. Peningkatan hujan asam dapat dipicu oleh pabrik – pabrik industry yang memiliki limbah cair atau gas. Limbah pabrik yang cair akan menguap jika terkena cahaya matahari, lalu membentuk awan da angin akan menghembuskan ketempat yang tekanannya lebih rendah sehingga terjadi hujan asam.
Proses terbentuknya hujan asam hamper sama dengan hujan biasa namun yang menjadi perbedaanya adalah pembentukan zat kimia yang dilakukan oleh senyawa sulfur atau nitrogen yang dapat meningkatkan pH atau kadar asam pada air. Berikut pembentukan senyawa – senyawa asam tersebut
S + O2 ---> SO2
2SO2 + O2 ---> 2SO3
SO3 + H2 O ---> H2SO4
2SO2 + O2 ---> 2SO3
SO3 + H2 O ---> H2SO4
Sumber utama atau meningkatnya hujan asam adalah bahan bakar fosil terutama pada bahan bakar batu bara yang mengandung zat sulfur yang banyak dan cepat bereaksi dengan oksigen. Semakin banyak pemakaian bahan bakar batu bara maka akan merusak alam yang ada disekitarnya. Berikut contoh gambar kerusakan hutan oleh hujan asam
Gambar 1. Keadaan Hutan yang disebabkan oleh hujan asam Gunung Berapi
Dan pada logam besi seperti gambar dibawah ini
Gambar 2. Keadaan Logam yang terkena hujan asam
Cara mengetahui hujan asam dapat kita lakukan pengukuran pH dengan dua sampel yaitu pertama air hujan yang berada pada lingkaran atau daerah disekitar pabrik, kedua air huja yang terletak diluar jangkauan limbah pabrik artinya air hujan biasa. Setelah itu lakukan pengukuran dengan dengan ph meter baik itu kertas lakmus (manual) atau ph meter digital (modern). Setelah mendapatkan pH dari kedua sampel selanjutnya lakukan perbandingan antara kedua data sampel tersebut dan buatlah kesimpulanya apakah pada daerah pabrik kadar hujannya mengandung asam yang lebih dari hujan biasa (diluar daerah pabrik) atau tidak? Dari kesimpulan ini yang dapat kita bahas bahwasanya pabrik di daerah tersebut belum mengantisipasi atau mengoptimalkan limbahnya.
Upaya yang dapat dilakukan untuk daerah yang berada pada daerah industry atau pabrik dapat diuraikan sebagai berikut :- Gantilah atap rumah anda dengan selain logam
- Jangan letakkan peralatan penting yang mengandung logam diluar rumah
- Di amerika seluruh cerobong asap pabrik memakai metode Wet Scrubber yang berfungsi untuk memfilter gas belerang yang keluar dari cerobong. Wet Scrubber dilengkapi dengan batu kapur yang dapat bereaksi cepat dengan gas belerang.
- Hindari mengkosumsi hewan yang berada disekitar sungai karena hewan tersebut telah bermutasi
- Selalu menetralisir tubuh dengan minum susu supaya terhindar dari zat kimia
Demikianlah uraian tentang hujan asam semoga bermanfaat.





Post a Comment