klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Apa yang menyebabkan tinta melekat pada kertas?

Asalamualaikm para pembaca sekalian pada kesempatan kali ini admin ingin membuat postingan tentang tinta yang melekat pada kertas.
Tinta yang melekat pada kertas
Anda pasti telah mengenal tinta bukan dan bahkan telah menggunakannya dalam menulis baik itu surat tilang, surat cinta, atau dalam belajar. Didalam menggunakan tinta anda memakai suatu media untuk menyalurkanya misalnya balpoint , pena dan sebagainya. Sampai akhirnya anda menorehkan tinta pada kertas tersebut dan membuat tinta melekat. Namun pernahkah anda berpikir apakah yang menyebabkan tinta tersebut melekat di kertas?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut saya selaku admin batang-kayu akan mengajak anda mengenal suatu gaya pada cairan yaitu adhesi dan kohesi.

1. Adhesi
Pengertian dari adhesi sendiri adalah suatu gaya yang mana antara molekul-molekul berbeda jenis akan saling tarik menarik for example pada cat yang menempel di dinding, kapur di papan tulis, serta tinta yang melekat di kertas dan sebagainya.

2. Kohesi
Berbeda dengan adhesi, karena pada kohesi gaya tarik menarik disebabkan oleh molekul sejenis. Gaya kohesi terdapat pada air di atas daun talas, penyebab utama minyak dengan air tidak bercampur, dan juga pada air raksa dengan dinding.

Kedua gaya tersebut jika bekerja sama akan terjadi kondisi-kondisi berikut:

Pertama, Jika Kohesi > Adhesi untuk zat tidak sejenis maka zat-zat tersebut akan ada pemisahnya alias tidak bercampur. Air dengan minyak
Kedua, Jika Adhesi = Kohesi pada zat beda jenis maka akan zat-zat tersebut akan bercampur. Contohnya air dan alkohol maka akan bercampur akan tetapi kadar alkohol tentu saja akan berkurang
Ketiga, Jika Kohesi < Adhesi untuk zat yang berbeda jenis maka akan terjadi penempelan antara kedua zat misalnya tinta dengan kertas, air menempel di kaca.

Nah berdasarkan kondisi tersebut

Pernahkah anda memperhatikan air biasa dengan raksa (merkuri) pada sebuah tabung reaksi?

 Perbedaan kedua zat tersebut jelas terdapat pada permukaanya, jika pada air akan berbentuk cekung sedangkan pada raksa sebaliknya akan berbentuk cembung. Hal ini dikenal dengan miniskus cekung dan miniskus cembung. Miniskus cekung terjadi akibat besarnya adhesi dari pada kohesi pada molekul air dengan molekul kaca (dinding kaca) sehingga terjadi keadaan ketiga seperti saya sebutkan sebelumnya dan hal ini yang membuat air naik, lalu bagian tengahnya akan jatuh karena berat air dan membuat permukaan berbentuk cekung

Sedangkan pada miniskus cembung besarnya kohesi dengan adhesi, bagian tepi raksa akan turun dan seolah-olah bagian tengahnya akan naik (kondisi pertama), hal ini dikarenakan gaya tarik menarik molekul-molekul raksa lebih kuat yang membuat permukaan raksa berbentuk cembung.

Sebenarnya inilah yang terjadi pada tinta dengan pulpen

Coba anda perhatikan ujung dari pulpen, lalu akan tampak sebuah bola kecil seperti rodanya dari pulpen tersebut. Jika anda jalankan roda pena tersebut apa yang terjadi? pastilah tinta akan keluar. Didalam dawat pulpen tersebut terdapat gaya adhesi antara tinta dengan bola pulpen tadi. Tinta akan melekat pada bola lalu ketika anda menulis diatas kertas tinta tadi pastilah akan melekat pada kertas anda dengan gaya adhesinya tadi dan begitulah seterusnya. Hal ini juga terjadi pada deodoran roll on yang anda pakai setelah mandi.

Benarkah kapilaritas air dengan raksa itu berbeda

Kapilaritas merupakan suatu gejala dimana zat cair akan naik ataupun turun jika berada didalam suatu pipa kapiler contoh nyatanya saja dapat kita perhatikan pada sumbu kompor, air di pada pembuluh Xylem dan sebagainya. Jika saya mempunyai air dan raksa lalu dimasukan ke dua tempat pipa-pipa yang berbeda maka akan terjadi seperti gambar dibawah ini.

Terlihat pada gambar pada air akan naik jika berada pada pipa yang lebih kecil dan turun untuk pipa besar contoh kehidupan sehari-hari hal ini adalah pada alat pengangkat mobil hidrolik. Sedangkan pada raksa akan naik pada pipa yang paling besar ketimbang pipa yang kecil.

Kenapa laba-laba dapat berjalan pada permukaan air yaa?

Hal ini disebabkan oleh kohesi yang membuat permukaan zat cair menegang dan tampak ada selaput di pernukaan air. Serangga air atau laba-laba air dapat berjalan akibat gaya tegangan zat cair tersebut besarnya gaya kohesi zat cair dipengarungi oleh keliling suatu benda yang berada pada permukaan.

Jadi dapat dimpulan bahwa:
Ternyata kertas melekat pada kertas disebabkan oleh adhesi tinta dengan kertas yang membuat tinta tetap melekat 

Demikianlah postingan dari admin kalau ada salah dan janggal mohon dikomentari insyallah admin akan memperbaikinya dengan cepat, aga kita semua tidak buta lagi dengan ilmu sains dan membuat anda semakin cinta dengan ilmu sains tersebut. Pesan admin adalah senangi pelajaranmu maka akan ada manfaat besar dari hal tersebut. Sekian dari admin sampai jumpa lagi dengan postingan selanjutnya.

Sumber : Fisika gasing, Wawan Fisika
Post a Comment

Post a Comment