klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Inilah alasan api tidak jatuh kebawah

Model Keren Api
   Api merupakan sebuah proses kimia yang cepat pada suatu material didalam pembakaran kimiawi proses ini disebut proses oksidasi. Proses oksidasi pada api terjadi sangat cepat tidak seperti proses oksidasi lainya yang bersifat lambat misalnya pengkaratan dan pencernaan. Namun dalam konteks ini oksidasi pada api berlangsung dengan cepat. Ketika api menyala maka tampak sebuah cahaya panas dan menimbulkan asap, cahaya ini pastilah memiliki panjang gelombang dengan harga panjang gelombang api yang berwarna orange 590 sampai 620 nanometer. Api memiliki warna cahayanya masing-masing dimulai dari ungu, biru, hijau, kuning, orange, dan merah. Setiap warna memiliki panjang gelombang masing-masing. Api sebenarnya termasuk dari bagian dari plasma yang mana ada beberapa substansi-subtstansi dari gas yang membentuk api akan terionisai dan pastinya akan memiliki sebuah muatan elektromagnetik sehingga menghasilkan panjang gelombang dari cahaya. Api menyala akibat terjadinya suatu pembakaran suatu massa untuk menghasilkan suatu energi kalor yang telah kita pelajari didalam ilmu fisika.
   Penjelasan tentang api adalah contoh sederhana dari teori Einstein yaitu E = mc2 dimana diperlukan suatu massa untuk mendapatkan energi dan nanti akan menimbulkan suatu cahaya dengan kecepatan yang telah ditetapkan yakni 3 x 10 pangkat 8. Bagitulah menurut teori yang telah dijelaskan, timbul pertanyaan yang menantang yakni
Kenapa api itu menyala keatas?
Mengapa tidak jatuh kebawah seperti air?
 Jawabanya :
Dari pertanyaan tersebut kita tahu bahwa air dan api disusun oleh partikel - partikel yang sangat kecil dan membentuk suatu susunan kimia. Namun padai susunan partikel menyebabkan pembentukan suatu molekul H2O yang bersifat liquid atau cair jika diletakkan di tempat yang tinggi air akan turun mengikuti tempat yang lebih rendah artinya air juga dipengaruhi oleh gravitasi contohnya sungai mengalir merupakan proses aliran air dari tempat tinggi ke tempat yang ebih rendah. Berbeda dengan hal itu api akan membentuk suatu gas yang sangat ringan seiring dengan pertambahan suhu. Ketika keadaan api mulai panas maka gas yang sekeliling api akan ikut panas sehingga terjadi pemuaian volume dari partikel gas dan penyusutan massa jenis gas didalam api sedangkan gas diluar yang keadaan suhunya lebih dingin dan massa jenisnya lebih besar dibanding didalam api maka akan terjadi pengangkatan keatas partikel gas yang ada didalam api akibat dari perbedaan massa jenis didalam dan diluar.
 
Hal inilah yang menyebabkan api bergerak keatas seolah-olah mengapung. Udara dengan massa jenisnya yang lebih besar akan dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan jatuh kebawah lalu menyebabkan udara dengan massa jenis yang kecil melambung keatas sehingga akan mempengaruhi bentuk api tersebut misalnya api menyala di lilin, jika diperhatikan bentuknya terlihat runcing keatas dan agak membesar ketengah, hal inilah yang disebabkan udara yang massa jenisnya besar. Dengan demikian dapat dikatakan api sama sekali tidak dipengaruhi oleh gravitasi malahan api akan bergerak berlawanan terhadap arah gaya gravitasi. 
Jika seandainya berada diruangan yang pengap gravitasi dan memiliki oksigen maka arah dan bentuk dari api tidak akan berbentuk kuncup melainkan kesegala arah, jika ada gravitasi maka akan menjauhi arah gravitasi tersebut. Jika seandainya pengap gravitasi dan juga pengap oksigen misalnya berada pada luar angkasa yang tidak memiliki gravitasi dan oksigen maka api tidak akan terbentuk.
 Kesimpulan :
  1. Nyala api akan berlawanan dengan arah gravitasi
  2. Terjadi  perubahan massa jenis gas didalam api sehingga gas akan lebih ringan
  3. Bentuk dari api itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi terhadap udara diluar api
  4. Api tidak akan menyala jika tidak ada oksigen karena api membutuhkan oksigen sebagai proses oksidasi
  5. Api merupakan bentuk dari plasma yang mana ada beberapa substansi udara yang mengalami ionisasi
  6. Ternyata Api dapat menghantarkan muatan karena memiliki proses ionisasi
Demikianlah penjelasan dari admin batang-kayu seputar api tidak jatuh kebawah layaknya seperti air semoga bermanfaat.
Sumber : detektif fisika

4 comments

4 comments

  • rahfiqa
    rahfiqa
    November 15, 2016 at 7:42 PM
    yaa begitulah kakak.....
    • rahfiqa
      Unknown
      November 11, 2020 at 3:05 AM
      "Dengan demikian dapat dikatakan api sama sekali tidak dipengaruhi oleh gravitasi"
      hmm, justru api mengarah keatas karna ada gravitasi. kalo gaada gravitasi, apinya malah bulet karna udara disekitarnya gak punya berat.
    • rahfiqa
      rahfiqa
      November 11, 2020 at 9:12 PM
      tekanan udara yg bernilai 1 atm it yg sangat berpengaruhi bentuk api itu sendiri
    Reply
  • Unknown
    Unknown
    November 15, 2016 at 6:25 PM
    Iya yah... Baru sadar guenya.
    Reply