Olá leitores reunir novamente com o Batang-Kayu administrador (dalam bahasa portugis)
Pada kesempatan ini saya akan memberikan suatu materi yang saya dapatkan dari beberapa sumber. Materi yang akan saya post berhubungan dengan partikel kerakdioaktifan selain e = elektron, p = proton, dan n =neutron. untuk itu mari kita simak penjelasanya sebagai berikut ini:
Atom dahulu dianggap sebagai partikel karena ukuranya yang sangat kecil, akan tetapi seiring lahirnya experimen dan teori maka lahirlah partikel-partikel lain yang lebih kecil daripada atom. Partikel ini sebenarnya adalah penyusun dari atom tersebut atau dikenal dengan sub atom. Didalam pelajaran fisika saat kita mempelajari atom maka kita akan ingat tentang partikel penyusunya seperti elektron, proton, dan neutron.
Elektron mempunyai muatan negatif, proton muatanya positif, dan sedangkan neutron bermuatan netral. Ketiga partikel tersebut elektronlah yang memiliki massa terkecil yakni 1/1836 dari massa proton. Partikel-partikel tersebut memiliki simbol masing-masing seperti elektron disimbolkan dengan -1e0 , Proton sombolnya +1p1 sedangkan Neutron mempunyai simbol 0n1. Angka kiri bawah merupakan besar muatan partikel lalu angka kanan atas adalah massa dari partikel tersebut, sebagai contoh muatan elektron yaitu -1 sedangkan massanya yang terlalu kecil ditulis dengan 0.
Setelah anda mengenal partikel-partikel tersebut pernakah anda bertanya :
Apakah ada partikel selain elektron, proton, dan neutron?
Jawaban dari pertanyaan tersebut yang akan saya jelaskan berikut berdasarkan sumber-sumber yang saya temukan.
Sebenarnya masih ada partikel selain elektron, proton, dan neutron yang mesti kita kenal hal ini akan kita pelajari pada strutur inti daan keradioaktifan.
Partikel-partikel tersebut adalah :
1. Positron
Positron merupakan antimateri atau antipartikel dari elektron. Ditemukan oleh Anderson pada 1932, kenapa disebut juga dengan antimateri elektron karena partikel ini massanya sama dengan elektron akan tetapi muatanya sama dengan proton (+1).
Perbedaan lainya dari elektron adalah keberadaan dari pertikel ini, jika elektron terdapat bebas sedangkan positron bersifat eksistensi yang temporal, maksudnya adalah partikel ini dapat ketahui jika pada waktu-waktu tertentu saja (temporal).
Pada alam positron terjadi akibat interaksi dari sinar-sinar kosmik lalu menghilang pada materi dalam kurun waktu yang mempunyai orde mikrosekon setelah kemunculanya. Positron akan menyatu dengan elektron lalu hancur dan muncul 2 buah foton sinat gamma dengan energi sama dengan positron dan elektron begitu juga massa foton-foton tersebut. Peristiwa inilah yang disebut dengan anihilasi.
Anihilasi maksudnya adalah jika ada dua buah partikel yang bertabrakan lalu hancur maka akan muncul suatu energi akibat tabraka tersebut. Positron memang tidak terdapat bebas didalam inti karena partikel ini dipostulatkan dihasilkan dari transformasi proton ke neutron pada inti perhatikan reaksi berikut
11H----------->10n + 01e + v
Sebagai contoh pada Natrium -22 (isotop) bertransformasi melalui 2 mekanisme yaitu 89.8% pancaran dari positron dan 10,2% dari K-Capture. Mekanisme-mekanisme inilah yang pada akhirnya menghasilkan 22 Ne pada keadaan teraktivasi lalu melepaskan energi 1,277 MeV berupa sinar gamma.
Kegunaan Positron salah satunya adalah sebagai mendiagnosis pada organ yang sulit terlihat seperti otak dengan cara melihat pergerakan positron pada scanner setelah bertabrakan dengan elektron, positron akan berjalan sekian milimeter pada tubuh sebelum bertabrakan.
2. Neutrino
Neutrino merupakan salah satu partikel dasar dan penyusun atom dengan spin 1/2 yang ikut teradiasi menyertai positron jika menyertai radiasi elektron disebut antineutrino. Neutrino ditemukan oleh Wolfgang Pauli dengan teorinya bahwa ada partikel tak terdeteksi yang menyebabkan terjadinya perbedaan energi dan momentum sudut pada proses peluruhan mulai dari awal sampai akhir proses.
Ada beberapa macam sombol dari partikel neutrino berikut simbolnya:
- ve adalah elektron Neutrino oleh Wolfgang Pauli
- vµ adalah muon Neutrino
- vt adalah tau neutrino
- ve adalah Clyde Cowan oleh Frederick Reines
- vµ Leon Lederman oleh Melvin S dan Jack S
- vt DONUT collaboration
Ada 3 tipe dari neutrino yaitu Neutrino elektron, Neutrino Muon, dan Neutrino tau. Alasan Neutrino tak terdeteksi pada teori Wolfgang Pauli adalah massanya mendekati nol yaitu 2 x 10 pangkat negatif 7 sma sedangkan partikel ini tidak mamiliki muatan listrik sama sekali.
Pada matahari terjadi reaksi nuklir dan menghaslkan partikel Neutrino selain itu neutrino tercipa oleh beberapa peluruhan radioaktif. Neutrino terjadi akibat berubahnya proton menjadi neutron atau sebaliknya dari neutron ke proton pada peluruhan beta.
Tahukah anda dengan menggunakan neutrino kita dapat berkomunikasi tanpa adanya kabel dan satelit
Hal ini merupakan salah satu keuntungan dari partikel ini, sistem komunikasi dengan partikel neutrino sangatlah rumit akan tetapi penggunaanya sangtalah strategis misalnya jika kita berkomunikasi dengan astronout yang berada di bulan maka pesan kita akan langsung terkirim tanpa adanya hambatan.
Hal inilah yang membuat komunikasi ini membutuhkan teknologi yang super canggih. Telah diketahi bahwa untuk mengirim pesan melalui sinar neutrino maka penerimanya haruslah menguasai kode biner karena neutrino hanya mengirim pesan dengan 2 angka yaitu 0 dan 1.
3. Muon
Awal mula ditemukanya muon adalah ketika Carl D Anderson menyatakan bahwa ada partikel-partikel melengkung dengan cara yang berbeda dengan derajat lebih kecil dari elektron akan tetapi lebih tajam dari proton.
Muon merupakan salah satu partikel yang mana memiliki spin 1/2 dengan muatan listrik negatif. Muon memiliki masa 207 kali dari elektron atau sama dengan 0.1134 sma. Muon juga memiliki anti benda yaitu antimuon yang mana mempunyai muatan yang berbeda (positif). Muon merupakan salah satu contoh dari partikel dasar Lepton sedangkan lepton adalah bagian dari Fermion.
Muon dianggap sebagai elektron berat yang berat karena interaksinya yang sama. Muon disimbolkan dengan sedangkan antimuon. Muon terbentuk ketika pion terurai dangan durasi waktu yang sangat cepat yaitu 2.2 mikrodetik. Muon di atmosfer bergerak dengan kecepatan tiggi sehingga dipengaruhi oleh dilatasi waktu.
Jika muon terurai secara alami maka akan membentuk elektron (negatif), elektron antineutrino, dan muon neutrino. Berikut aplikasi dari muon.
Pertama pada Magnet Superkonduktor, medan yang dihasilkannya lebih besar dari beberapa teknologi Tesla
Kedua, Teknologi medis menggunakan positron (PET)
Ketiga, Teknologi pemercepat partikel (akselerator)
Kedua, Teknologi medis menggunakan positron (PET)
Ketiga, Teknologi pemercepat partikel (akselerator)
4. Pion
Pion berasal dari kata Pi dan Meson memiliki subatomik Ï€0 (pion netral), Ï€+, dan Ï€−. Pion memiliki quark, anti quark, dan meson. Pion merupakan salah satu partikel elementer dengan waktu hidup rata-rata 26 nanosekon. Pion terdapat diatmosfer dan jika terurai akan menghasilkan muon.
Pion yang netral akan cendrung menjadi sinar gamma sedangkan pion yang bermuatan akan menjadi muon dan muon neutrino. Pion memiliki spin bernilai nol (0). Pion akan membantu dalam pembuatan sinar gamma oleh pion yang bermuatan negatif. Pion memiliki massa 273 kali massa elektron atau sama dengan 0.1498 sma.
Demikianlah postingan batang kayu saat ini, masih ada bagian-bagian tertentu dari molekul yang mestinya kita pelajari dan belum admin uraikan seperti diatas. Semoga artikel ini bagi pembaca sekalian.




Post a Comment