klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Inilah Ilmu Struktur Sel Yang Harus Anda Ketahui!

Kiri : Sel Tumbuhan, Kanan : Sel Hewan

Apa yang dimaksud dengan sel? Apakah fungsi sel tersebut? Dan dapatkah kita melihat Sel secara langsung? Pembahasan kali ini akan membahas tentang SEL.

A. Simak Penjelasan Tentang Penemuan dan Perkembangan SEL

Ternyata, orang yang pertama kali memberitahukan (membahas topik) tentang SEL adalah Kakek Robert Hooke sekitar-an tahun 1665. Wow, udah lama juga ya. Beliau ini melakukan aktivitas pengamatan tentang sayatan melintang pada gabus Quercus suber dengan menggunakan mikroskop. Hasilnya? Ternyata dia mendapati ruang - ruang kecil yang menyusun gabus tersebut.

Karena berdasarkan hasil pengamatan tersebut yaitu mirip seperti kamar - kamar lalu Robert Hooke menamainya temuannya yang dari gabus tadi menjadi Cel / Sel dari nama latinnya cellula = kamar.

Beberapa orang yang membahas tentang SEL:
  •  Robert Brown (1831), yakni menjelaskan bahwa SEL merupakan suatu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran yang didalamnya ada terdapat cairan atau protoplasma.
  • Mathias Jacob Schleiden & Theodor Schwan (1838), yakni menjelaskan teori bahwa SEL merupakan suatu unit yang struktural suatu makhluk hidup. Maksudnya adalah bahwa tubuh suatu makhluk hidup itu tersusun atas unit - unit kecil yang dapat disebut sebagai SEL.
  • Rudolf Virchow (1858), yakni menjelaskan bahwa teori sel bersumber dari sel sebelumnya (omne cellula ex cellulae).
  • Felix Durjadin, menjelaskan bahwa bagian yang paling penting didalam SEL yaitu cairan SEL. Kemudian cairan sel tersebut dinamakan sebagai protoplasma oleh: Johanes Purkinye (1869). 
  • Max Schulze (1874), menjelaskan teori SEL adalah sebuah unit fungsional makhluk hidup yang terdapat protoplasma sebagai dasar fisik kehidupan. Dapat dikatakan seperti itu karena semua kegiatan makhluk hidup itu dikendalikan, berpusat dan diatur oleh SEL.

B. Ini dia pengertian dari SEL

Pengertian dari SEL adalah, merupakan suatu unit TERKECIL dalam makhluk hidup. Jadi bisa dibayangkan apa tidak bagaimana ukuran SEL tersebut?

Tentu saja akan susah menemukan seperti apa ukuran dari SEL dan bentuk SEL tersebut. Pada SEL terdapat aktivitas kehidupan yaitu seperti respirasi, perombakan, reproduksi dan juga sintesis. Dapat dikatakan SEL sebagai unit terkecil itu karena tidak dapat dibagi - bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.

Tiap yang memiliki nyawa di dunia ini memiliki SEL. Ada makhluk hidup yang bersel tunggal (satu sel) disebut uniseluler, dan juga yang tersusun atas banyak SEL disebut multiseluler.

Didalam SEL terdapat materi genetik yang berfungsi untuk menentukan sifat - sifat suatu makhluk hidup.

Nah, jadi fungsi SEL antara lain sebagain pewaris (hereditas) yang mewariskan sifat genetis dari generasi makhluk hidup satu ke generasi selanjutnya.

C. Apa Saja Komponen Kimiawi Yang Menyusun SEL?

Didalam sel itu ada protoplasma. Yaitu suatu cairan yang sangat penting yang menjadi dasar bentuk kehidupan. Protoplasma terdiri atas nukleoplasma dan juga sitoplasma.

Apa itu sitoplasma dan nukleoplasma?

Sitoplasma: merupakan plasma SEL yang terdapat diluar nukleus atau terletak di sitosol.
Nukleoplasma: merupakan plasma yang ada pada nukleus.

Terdapat berbagai unsur KIMIA dalam SEL, yaitu:

1. Unsur


Ada Unsur Makro dan juga Unsur Mikro.

Unsur Makro : Adalah unsur yang terdapat pada SEL yang dapat ditemukan dalam jumlah yang banyak.
Unsur Mikro : Adalah unsur yang terdapat pada SEL yang dapat ditemukan dalam jumlah yang kecil.
Contohnya,

Unsur Makro: Karbon (C) sekitar 20%, Hidrogen (H) sekitar 10%, Oksigen (O) sekitar 62%, dan lain - lain.

Unsur Mikro: Ferum (Fe) sekitar 0,010%, Chlor (Cl) sekitar 0,16% dan lain - lain.

2. Senyawa

Ada Senyawa Anorganik dan juga Organik. Apa saja ya?

-Senyawa Anorganik, yaitu suatu zat anorganik yang menyusun sel. Antara lain:

a). AIR (H20)

Ini yang banyak terdapat pada protoplasma, berkisar 50-95 %!

b) Garam - Garam Mineral

Dibutuhkan saat proses ionisasi! Terdapat senyawa asam basa dan juga garam mineral. Nah, garam mineral melakukan ionisasi membentuk ion positif (kation) dan negatif (Anion). Berfungsi untuk mempertahankan tekanan osmotik dan juga keseimbangan asam basa pada SEL.

c) Gas

Dibutuhkan untuk respirasi SEL. Contoh gas: Karbon dioksida (CO2 ), Oksigen (02 )dan Amonia (NH3).
-Sementara senyawa Organik,
Karbohidrat
Protein
Lemak (lipid)


Demikianlah ulasan dari admin, semoga membantu dalam pengetahuan anda mengenai sel
Terimakasih kepada: Buku Intan Pariwara Biologi (sebagai referensi)
2 comments

2 comments

  • rahfiqa
    rahfiqa
    December 8, 2016 at 4:46 PM
    Yap semoga membantu ya gan...silahkan dilihat juga tentang materi fisikanya jika membantu nanti
    Reply
  • Ismunawan Satrio
    Ismunawan Satrio
    December 6, 2016 at 6:13 PM
    wahh inimah pelajaran yang lagi saya elajari disekolah :D menambah wawasan :)
    Reply