Asalamualaikum pembaca sekalian pada kesempatan ini saya akan berbagi ilmu dasar mengenai keradioaktifan. Dalam studi fisika anda pasti telah mengenal tentang radioaktif atau zat radioaktif.
Zat radioaktif merupakan suatu bahan yang dapat memancarkan radiasi pengion dengan aktivitas jenis lebih besar dari 70kBq (kilobecquerel)
Radioaktivitas merupakan sifat nukleat yang secara spontan dapat memancarkan radiasi mengion?
Nukleat adalah suatu atom yang dapat ditandai dengan adanya nomor atom, nomor massa serta keadaan energinya. Nomor atom merupakan jumlah proton sedangkan nomor massa adalah jumlah proton dan neutron (p+n). Sebagai contoh, Lithium (
) mempunyai 3 proton dan 4 neutron, maka nomor atomnya adalah 3 dan nomor massanya adalah 7. Nilai-nilai ini dapat dilihat dalam Tabel Periodik yang kita pakai saat ini. Kondisi energi merupakan suatu tingkat energi diskrit yang terkandung dalam atom tersebut. Berdasarkan penjelasan tentang nukleat maka dapat ditentukan bahwa sifat nomor proton dan neutron, bahkan energi.
Radiasi pengion adalah pancaran suatu energi dalam bentuk gelombang atau partikel (menurut teori fisika modern). Dalam konteks radioaktivitas, radiasi pengion terdiri atas partikel alfa (
) dan beta (
), sedangkan dalam bentuk gelombang menghasilkan sinar gamma (
). Sinar alfa adalah hasil dari Helium bermuatan 2 positif (+) dan sinar beta merupakan hasil dari partikel elektron apakah bermuatan positif atau negatif. Sinar gamma adalah hasil dari radiasi yang tinggi energinya dalam spektrum cahaya.
Timbul masalah adalah kenapakah suatu nukleat dapat memancarkan radiasi pengion secara spontan?
Perlu diketahui, suatu unsur atau atom yang tidak stabil akan kembali stabil dengan memancarkan radiasi pengion (atau dikenal proses peluruhan). Sebagai contoh, Uranium-238 meluruh ke thorium-234 melalui peluruhan alfa,
Akan tetapi thorium-234 masih tidak stabil dan akan terus meluruh ke Protactinum-234 melalui peluruhan beta (negatif),
Contoh radiasi beta positif adalah peluruhan Oksigen-15 menhasilkan Nitrogen-15,
Peluruhan sinar gamma selalu beriringan dengan pancaran radiasi pengion lain, misalnya Kobalt-60, menghasilkan sinar beta dan sinar gama
Bedanya adalah peluruhan gamma tidak mengubah jumlah nomor atom maupun massa, tetapi mengubah keadaan energi dari keadaan tidak stabil kepada keadaan dasar (stabil). Peluruhan sinar alfa dan beta melibatkan perubahan nomor atom dan massa. Jadi pada sinar gamma hanya mengubah keadaan energi dari partikel. Telah diketahui bahwa sinar gamma mempunyai frekuensi lebih kuat daripada sinar alfa maupun sinar beta. Dasar-dasar dari radioaktif adalah awal mula bahasan pembelahan nuklir, fussioan, dan fission.
Baca juga : Kenapa terjadi pembelahan "Nuklir"?
Dari penjelasan di atas, maka kita mengetahui bahwa "radioaktivitas adalah sifat nukleat yang secara spontan memancarkan radiasi yang mengion" ~~Fizikawan Mohd Faudzi Umar (Universiti Pendidikan Sultan Idris)
Sumber diambil dari Majalah Sains
Zat radioaktif merupakan suatu bahan yang dapat memancarkan radiasi pengion dengan aktivitas jenis lebih besar dari 70kBq (kilobecquerel)
Radioaktivitas merupakan sifat nukleat yang secara spontan dapat memancarkan radiasi mengion?
What is nukleat? / apakah nukleat itu?
Apa pula radiasi pengion itu?
Sifat nukleat yang bagaiamana yang menyebabkan radiasi tersebut?
Nukleat adalah suatu atom yang dapat ditandai dengan adanya nomor atom, nomor massa serta keadaan energinya. Nomor atom merupakan jumlah proton sedangkan nomor massa adalah jumlah proton dan neutron (p+n). Sebagai contoh, Lithium (
Berapakah bilangan proton dan bilangan neutron bagi Uranium-238?
Radiasi pengion adalah pancaran suatu energi dalam bentuk gelombang atau partikel (menurut teori fisika modern). Dalam konteks radioaktivitas, radiasi pengion terdiri atas partikel alfa (
Timbul masalah adalah kenapakah suatu nukleat dapat memancarkan radiasi pengion secara spontan?
Perlu diketahui, suatu unsur atau atom yang tidak stabil akan kembali stabil dengan memancarkan radiasi pengion (atau dikenal proses peluruhan). Sebagai contoh, Uranium-238 meluruh ke thorium-234 melalui peluruhan alfa,
Akan tetapi thorium-234 masih tidak stabil dan akan terus meluruh ke Protactinum-234 melalui peluruhan beta (negatif),
Contoh radiasi beta positif adalah peluruhan Oksigen-15 menhasilkan Nitrogen-15,
Peluruhan sinar gamma selalu beriringan dengan pancaran radiasi pengion lain, misalnya Kobalt-60, menghasilkan sinar beta dan sinar gama
Apa perbedaan sinar gamma dengan sinar lainya?
Bedanya adalah peluruhan gamma tidak mengubah jumlah nomor atom maupun massa, tetapi mengubah keadaan energi dari keadaan tidak stabil kepada keadaan dasar (stabil). Peluruhan sinar alfa dan beta melibatkan perubahan nomor atom dan massa. Jadi pada sinar gamma hanya mengubah keadaan energi dari partikel. Telah diketahui bahwa sinar gamma mempunyai frekuensi lebih kuat daripada sinar alfa maupun sinar beta. Dasar-dasar dari radioaktif adalah awal mula bahasan pembelahan nuklir, fussioan, dan fission.
Baca juga : Kenapa terjadi pembelahan "Nuklir"?
Dari penjelasan di atas, maka kita mengetahui bahwa "radioaktivitas adalah sifat nukleat yang secara spontan memancarkan radiasi yang mengion" ~~Fizikawan Mohd Faudzi Umar (Universiti Pendidikan Sultan Idris)
Sumber diambil dari Majalah Sains




Post a Comment