klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Bahaya dari Tanaman Kecubung

Sumber : google image

Berbentuk terompet yang menghadap kebawah tetapi bukan itu. Ini adalah bunga terompet atau kecubung, sering di ditanam sebagai hiasan yang tampak indah dari luar dan pastinya akan mengantarkan anda kerumah sakit. Saya sangat menyayangkan sekali bahwa masih ada dikampung-kampung bahkan di beberapa sekolah yang masih menanam bunga yang satu ini padahal bunga ini telah mengandung zat-zat halusinasi dan beracun.

Secara rinci bunga ini merupakan dari famili dari Apocynaceae, Genus Allamanda dan termasuk spesies Allamanda cathartica, bunga ini memiliki nama latin yaitu Brugmansia Suaveolens. Orang barat menyebutnya Angel's trumpet atau bunga sangkakala. Bunga tumbuh subur didaerah pegunungan dengan beberapa variasi warna seperti putih, kuning, ungu, dan merah. Tumbuh sekitar 2 meter memiliki daun yang kasar dan berwarna hijau. Diameter bunga sekitar 5 sampai 7 cm. Bunga terompet atau kecubung ini berasal dari wilayah Amerika tengah dan Amerika Selatan serta mempunyai makna ketenaran.

Enak di pandang tapi Narkoba

Setelah diteliti ternyata bunga terompet mengandung zat-zat yang mengakibatkan kita berhalusinasi yaitu Scopolamine, Hyoscyamine, dan Alkaloid tropine. Zat aktif tersebut akan menghilangkan kesadaran anda dan jika overdosis dapat menyebabkan kematian atau seminimalnya keracunan parah. Cepat tebanglah pohon ini supaya tidak diketahui oleh anak-anak anda.

Sebuah jurnal yaitu The American Journal of Psychiatry menjelaskan bahwa jika anda mengkonsumsi “Angel trumpet’ atau bunga terompet baik dengan cara merebut atau diseduh, maka anda akan mengalami sindrom antikolinergik yang mana akan menyerang pada bagian saaf pusat. Gejala awalnya demam, halusinasi, delirium, agitasi, serta gangguan pengingatan. Jika overdosis akan menyebabkan kelumpuhan yang disertai dengan kejang-kejang bahkan kematian secara perlahan. Efek samping dari kandungan Alkaloid tropine pada bunga inilah yang menyebabkan intens atau berhalusinasi visual dan pendengaran, kelumpuhan otot polos serta kebingungan. Bagi dunia kedokteran anda akan disuntikan dengan obat glaucoma atau physostigmine.

Seperti yang telah dilansir oleh beberapa jurnal yang meneliti tentang bunga terompet sebaiknya kita jangan sekali-kali mencoba bunga tersebut jikapun itu menghilangkan sakit gigi. Kita tidak akan tahu dosis yang akan kita gunakan untuk menghlangkan rasa sakit. Memang bunga ini bermanfaat bagi dunia kesehatan tapi akan menimbulkan kematian bagi kita yang mengkonsumsinya. Pihak BNN (Badan Narkotika Nasional) mungkin telah mengindikasikan tanaman ini kedalam kelas Narkoba yang mana akan menimbulkan halusinasi dan sangat berbahaya.

Pilih tebang atau keracunan

Jika tanaman kecubung atau bunga terompet ini tumbuh di pekarangan anda silahkan anda pindahkan atau tebang supaya jauh dari anak-anak anda. Karena mereka pasti akan tau dari teman-temannya, dan akan mencoba-coba dari bunga ini. Maraknya narkoba di negeri ini membuat para orang tua wajib memperhatikan anak-anaknya. Beberapa kabar telah saya dengarkan bahwa ada yang mabuk dan pingsan seketika setelah mengkonsumsi bunga terompet karena mereka tau bahwa bunga ini menimbulkan efek halusinasi. Tahukah anda satu atau dua buah bunga saja akan menyebabkan si pengguna mengalami overdosis maka dari itu jauhkan atau tebanglah sesegera mungkin. Dibeberapa tempat saya perhatikan masih ada yang membiarkan tanaman ini tumbuh di depan rumahnya bahkan ada yang tumbuh dipekarangan sekolah. Hal ini sangat menyayangkan bagi kita semua. Seharusnya pihak sekolahlah yang tau akan dampak bunga terompet ini.

Sumber : Curiosity , Sakadoci


3 comments

3 comments

  • rahfiqa
    rahfiqa
    May 5, 2019 at 3:35 AM
    terimakasih telah berkunjung gan...jangan lupa share ya...
    Reply
  • rahfiqa
    rahfiqa
    May 4, 2019 at 4:14 PM
    This comment has been removed by the author.
  • Zulfikri Zubir
    Zulfikri Zubir
    April 14, 2019 at 6:37 AM
    mntap gan infonya :D
    Reply