Pilihan ini selalu menjadi topik jurusan siswa IPA SMA saat ini terutama kelas XII yang akan mengikuti Ujian Nasional. Kebanyakan dari mereka sering memilih biologi karena anggapan mereka semuanya hanya hafalan dan akan mudah menjawab UN nanti. Akan tetapi hal itu adalah persepsi yang salah karena kemampuan siswa sangatlah berbeda. Didalam biologi juga ada rumus menghitungnya seperti menghitung persentasi gen-gen yang berbeda. Dengan mengetahui konsep fenotip dan genotip kita dapat memprediksi sifat-sifat gen yang baru lahir dan siswa pasti akan berkurang untuk menyukainya jika sudah masuk dalam hitung-hitung seperti ini. Sama halnya dengan fisika, mata pelajaran yang mana peminatnya cuma satu orang per kelas IPA ataupun kelas X. Padahal guru dengan berbagai konsep dan teknik pengajaran supaya siswa mengerti tentang pelajaran tersebut akan tetapi sebagian dari mereka masih juga belum paham dengan rumus-rumusnya. Bahkan yang lebih mengecewakan mereka tidak paham soal dan mengerjakan penurunan rumus.
Pemilihan jurusan sangatlah penting bagi siswa karena hal inilah yang akan menjadi masa depan mereka. Terkadang siswa hanya mengarang alasan dan coba-coba masuk jurusan yang tidak sesuai dengan kemampuan mereka. Mereka sebenarnya tidak tau akan kemampuannya apakah dibagian hafalan, analisis, ataupun hitungan. Kemampuan siswa inilah yang sangat perlu diketahui guru untuk membimbing mereka kepada jurusanya, jangan nantinya mereka salah dalam penjurusan seperti kebanyakan yang terjadi oleh mahasiswa di Indonesia.
Beberapa waktu lalu admin menamatkan kuliah dengan jurusan yang saya geluti semenjak SMA, saya masih mendengar ocehan dari mahasiswa tingkat akhir bahwasanya jurusan yang dia pilih tidak sesuai dengan kemampuanya akan tetapi dia tetap menjalaninya sebagai mahasiswa dengan jurusan tersebut. Kebanyakan dari mereka kesulitan dalam memecahkan permasalahan dari fisika disebabkan oleh minimnya konsep-konsep fisika.banyak faktor yang menyebabkan ketidakpahaman siswa dengan konsep fisika salah satunya adalah tidak mengulang pelajaran tersebut dirumah. Memang materi fisika butuh analisis dan konsentrasi yang bagus akan tetapi jika materi tersebut tidak diulang maka akan sia-sia saja jika kita pahami disekolah. Saya juga merupakan siswa SMA dahulu, karena dulu tidak paham dengan pelajaran ini saya nekat mengambil pelatihan olimpiade dibidang fisika, tujuanya tak lain adalah supaya pelajaran ini terus saya ulang-ulang dan meningkatkan pengembangan keilmuan dari materinya. Sampai akhirnya membawa saya menjadi salah satu pecinta fisika. Disaat masih kuliah teman-teman saya banyak mengeluh dengan pelajaran ini karena tidak sesuai dengan keinginan mereka akan tetapi setelah didalami bahkan sampai saat ini membawa mereka sangat mencintai pelajaran ini. Sebagian besar dari mereka telah menjadi pendidik dan diantaranya melanjutkan ketingkat magister atau S2.
Jadi sebagai penutup janganlah anda membenci ataupun membeda-bedakan mata pelajaran karena suatu saat itu merupakan sesuatu yang anda sukai. Sering-seringlah mengulang materi-materi fisika anda dirumah karena anda butuh waktu untuk menguasai pelajaran ini. Ingat fisika tidak untuk dihafal tapi untuk diselesaikan.




2 comments