klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Pilih dia atau karir?


Di kehidupan kita sehari-hari selalu menghadapi yang namanya pilihan, karena hidup tergantung dengan pilihan. Kita sering kali ragu dalam menghadapi pilihan ini sebab kita belum mengetahui apapun tentang sesuatu yang akan terjadi setelah ini atau masa depan, kita hanya dapat mengambil keputusan yang mana baik menurut kita. Kita selalu terjepit antara dua hal yang akan kita hadapi seperti pemilihan jurusan, pinjam meminjam, finansial, menerima tawaran dan sebagainya. Hal tersebut sering membuat kita ragu. Setiap pilihan yang kita ambil yakin atau tidaknya biasanya dipengaruhi oleh faktor-faktor pendukung tertentu. Penentuan plihan akan menyebabkan ketidakpastian. Didalam ilmu fisika ketidakpastian terletak pada pengukuran jika persentasenya kecil maka keakuratan data akan besar. Sama halnya ketika ragu-ragu kita harus mengurangi ketidakpastian tersebut agar dapat memilih dengan tepat seperti yang anda rasakan sekarang ketika tamat sarjana, mau kerja atau S2 atau si dia?

Didalam ilmu matematika menentukan pilihan telah diatur oleh peluang atau probabilitas. Probabilitas merupakan suatu cabang dalam ilmu statistik. Pengertian probabilitas itu sendiri adalah suatu cara dalam mewakili tingkat kepercayaan seseorang dalam sebuah keputusan ketika diberikan bukti. Banyak sekali teori probabilitas yang telah digunakan seperti keuangan, filsafat, dan sains hal ini sangat berguna untuk mendapatkan suatu kesimpulan tentang peluang yang akan terjadi.
Probabilitas dalam matematika biasanya akan berhubungan sama pelengkap. Pelengkap merupakan probabilitas kejadian yang tidak terjadi contohnya event kontes mewarnai pemenang = A. Maka yang menjadi pelengkap adalah probabilitasyang tidak memenangkan pertandingan. Jika dibuatkan perumusan pelengkapnya yakni P (bukan A) = 1 - P (A). Artinya probabilitas tidak memenangkan kompetisi adalah 1 dikurang kemungkinan memenangkan persaingan. Lalu, seandainya ada dua buah kejadian, seperti penambahan kejadian B yang mana kejadian event B bisa terjadi dan tidak terpengaruh oleh A dan sebaliknya A juga tak terpengaruh B. kondisi ini disebut dengan disebut event independen. Rumus keadaan tersebut yaitu P (event A dan event B) = P (A) x P (B). P merupakan probabilitas. Contoh lainnya adala probabilitas menanam durian yang berlipat ganda dengan rambutan

Pentingnya Prediksi dan Kepastian

Probabilitas dalam matematika terjadi antara 0 sampai 1. Suatu kejadian yang mungkin atau tidak mungkin terjadi mempunyai nilai probabilitas 0 lalu kejadian yang nilainya 1 merupakan kejadian pasti. Akan tetapi, teori ini tidak selalu benar dan beberapa diantara kemungkinan kejadian tidak selalu bernilai 0 serta begitu juga dengan kejadian mungkin terjadi yang mana tidak selalu terjadi. Contohnya dapat anda perhatikan di televise yaitu ramalan cuaca, ahli meteorologi memakai teori probabilitas dalam memprediksi prakiraan cuaca (yang akan terjadi) caranya adalah dengan membandingkan dengan keadaan cuaca sebelmnya yang telah terjadi. Dengan cara tersebut mereka dapat memprediksi suatu daerah akan hujan deras, berangin, badai ataupun mendung, akan tetapi sama-sama kita ketahui itu adalah sebuah prediksi pasti ada yang tidak akurat. Kegunaan ramalan cuaca ini sangat berguna bagi kita untuk menyusun rencana dan terkadang kita tidak tau cuaca yang terjadi saat ini. Peringatan prakiraan cuaca zaman sekarng sudah dapat kita lihat di gadget agar kita tidak kehujanan lagi kalau pergi kerja, kesekolah, ataupun pergi jalan-jalan. Kita akan siap sedia menyiapkan paying bila akan hujan.

Dalam ilmu kesehatan statistik jumlah pasien yang meninggal akibat beberapa penyakit seperti diabetes, kanker, penyakit jantung, infeksi paru-paru dan sebagainya akan diprediksi sehingga menemukan faktor-faktor penyebab penyakit. Misalnya sebuah penelitian menampilkan bahwa persentasi pasien kanker paru-paru disebabkan oleh merokok ditunjukkan angka 85 sampai 90 persen. Hal ini dapat diprediksi bahwa merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru Karena besarnya persentasinya dan data yang ditunjukkan. Hal tersebut membuat pemerintah memberikan kontribusi bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan dan membuat peringatan sedetail-detailnya pada bungkus rokok.

Bagi pihak kepolisian juga dapat menggunakan probabilitas daerah yang kategori merah terhadap narkoba. misalnya menurut data yang di tunjukkan bahwa penemuan narkoba suatu daerah akan dirangkum oleh beberapa kategori merah (parah), kuning (waspada), serta hijau (aman). Warna yang diberikan sesuai dengan persentasi penemuan bukti serta penggerebekkan tersangka pelaku pengedar. Probabilitas ini tentu sangat berguna bagi kita agar mewaspadai masuknya narkoba didalam kehidupan, bias saja daerah anda memiliki kategori merah atau hijau narkoba.

Probabilitas juga digubakan dalam bagian manufaktur. Misalnya sebuah pabrik membuat ribuan produk setiap hari dan memastikan bahwa setiap produk tersebut apakah berkualitas baik atau tidak karena akan dijual. Tidak semua produk yang diuji oleh pabrik cukup mengambil sampelnya hal ini dikarenakan tingginya biaya pelaksanaan dan waktu yang lama, maka digunakanlah konsep probalitas. Pihak pabrik akan menilai baik kelompok produk jika sampel yang diambil lulus atau memenuhi kriteria baik.

Kesimpulan
Kita dapat menggunakan probabilitas dalam berbagai situasi bahkan menghitung kemungkinan gagal dalam ujian. Berbagai kemungkinan dalam situasi kehidupan yang menjadikan probabilitas merupakan aspek penting kehidupan, walaupun demikian kita wajib percaya qada dan qadar walaupun perhitungan kita sudah benar.

Sumber : Majalah Sains
3 comments

3 comments

  • rahfiqa
    rahfiqa
    March 8, 2018 at 10:21 PM
    baco je lh
    Reply
  • zulkifli22
    zulkifli22
    March 8, 2018 at 7:35 PM
    aaaa lah ko
    Reply
  • zulkifli22
    zulkifli22
    March 8, 2018 at 7:31 PM
    aaa lah ko
    Reply