klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Miskonsepsi Pada Konsep-Konsep Kekekalan Energi

Dalam memahami dan mempelajari ilmu fisika ini, banyak sekali terjadi kesalahpahaman kita terhadap konsep fisika yang diajarkan oleh guru-guru di sekolah maupun konsep fisika yang kita dapatkan dari sumber lain seperti buku, internet, dan lainnya. Kesalahpahaman ini sering kita sebut miskonsepsi. Penyebab terjadinya miskonsepsi ini bisa terjadi karena kesalahan buku teks, pengalaman sehari-hari, keterangan dari guru yang kurang jelas. Oleh karena itu, pada kesempatan ini marilah kita memahami konsep mengenai energi lebih dalam. Agar miskonsepsi yang terjadi pada konsep ini dapat dipecahkan.

MISKONSEPSI  KONSEP  KEKEKALAN  ENERGI


Berikut ini adalah beberapa miskonsepsi yang timbul dalam pembelajaran fisika khususnya pada konsep kekekalan energi:

  1. Energi dapat diperbaharui ( Energy can be recycled ).
  2. Energi potensial gravitasi hanya satu-satunya bentuk energi potensial (Gravitational potential energy is the only type of potential energy ).
  3. Pada saat benda jatuh bebas energi potensial gravitational sekonyong-konyong berubah menjadi energi kinetik ( When an object is released to fall, the gravitational potential energy immediately becomes all kinetic energy ).
  4. Energi tidak berhubungan dengan hukum-hukum Newton ( Energy is not related to newton’s laws ).
  5. Energi adalah gaya ( Energy is a force ).

PEMBAHASAN


1. Energi dapat diperbaharui ( Energy can be recycled ).

Sepanjang sejarah manusia tidak dapat membuat alat untuk menciptakan energi, tetapi hanya dapat membuat alat yang bisa mengubah suatu bentuk energi menjadi bentuk energi lain. Misalnya: Mesin mobil mengubah energi kimia dalam bahan bakar menjadi energi gerak.
Sesuai dengan hukum kekekalan energi bahwa energi itu tidak dapat diciptakan dan tidak dapt dimusnahkan tetapi hanya dapat berubah bentuk saja menjadi bentuk lain.

2. Energi potensial gravitasi hanya satu-satunya bentuk energi potensial (Gravitational potential energy is the only type of potential energy ).

Energi potensial merupakan energi yang dihubungkan dengan gaya-gaya yang bergantung pada posisi atau wujud benda dan lingkungannya. Contoh yang paling umum dari energi potensial adalah energi potensial gravitasi.  Energi potensial juga terdapat pada elastisitas bahan misalya pada pegas, karet, busur. Energi tersebut disebut dengan energy potensial elastic.

3. Pada saat benda jatuh bebas energi potensial gravitasi tiba-tiba berubah menjadi energi kinetik ( When an object is released to fall, the gravitational potential energy immediately becomes all kinetic energy ).

Sebuah batu yang dilepaskan akan terjatuh ke tanah pada ketinggian tertentu. Semakin ke bawah, EP batu semakin berkurang karena kedudukan batu semakin dekat dengan permukaan tanah (h makin kecil). Energi kinetic batu akan bertambah dan Energi Potensial mengecil ketika batu bergerak ke tanah. Jadi sejak batu dijatuhkan, EP batu berkurang dan EK batu bertambah. Jumlah total Energi Mekanik (Energi Kinetik + Energi Potensial = Energi Mekanik) bernilai tetap alias tidak berubah. Yang terjadi hanya perubahan Energi Potensial menjadi Energi Kinetik.

a = F/m
V2 = V02 + 2as   dimana V= 0
V2 = 2as
s = V2/2a = V2/2F/m

W = F.s

4. Energi adalah gaya ( Energy is a force ).

Tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak itulah yang disebut sebagai gaya. Saat kita memberikan gaya pada suatu benda, maka kita membutuhkan energi untuk melakukannya. Contoh disaat kita menendang bola dan memberikan gaya pada kaki setelah bola akan melambung. Memberikan gaya pada bola itu pasti membutuhkan energy yang berasal dari tubuh kita hasil dari pembakaran makanan baik secara biologi ataupun kimia. Jadi energi bukanlah gaya, tetapi untuk melakukan gaya dibutuhkan energi.

KESIMPULAN


Dari pembahasan sebelumnya, dapat kita ambil kesimpulan :

  1. Energi tidak dapat diperbaharui tetapi hanya bisa berubah bentuk ke bentuk lain.
  2. Energi potensial gravitasi bukanlah satu-satunya bentuk energi potensial tetapi energi potensial gravitasi adalah salah satu contoh umum dari energi potensial.
  3. Pada saat benda jatuh bebas energi potensial gravitasi berlahan-lahan berubah menjadi energi kinetik, seiring dengan perubahan ketinggian jatuhnya benda.
  4. Energi berhubungan dengan hukum-hukum Newton.
  5. Energi bukanlah gaya, tetapi untuk melakukan gaya dibutuhkan energi.


Sumber : 
http://organisasi.org/pengertian energi potensial kinetik dan hukum kekekalan energi fisika.

http://materi_pokok/hukum kekekalan energi.




Post a Comment

Post a Comment