Putus sekolah bukan berarti berakhir dalam belajar, sebagai insan di muka bumi dituntut menuntut ilmu sampai akhir hayat. Menurut agama islam menuntut ilmu yang baik bagi agamanya merupakan suatu ibadah dan derajatnya akan diangkat oleh Allah swt, jika dia wafat pasti akan mati shahid. Jadi jangan malu menuntut ilmu bila anda telah usia lanjut. Bagi pemerintah Indonesia anak-anak putus sekolah apakah itu tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), ataupun Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilanjutkan pada pendidikan kesetaraan yaitu Paket A untuk SD, Paket B untuk SMP, dan Paket C untuk SMA. Program kesetaraan ini dikelola langsung oleh sekolah non formalnya sendiri yaitu PKBM dan SKB. PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan SKB (Sanggar Kegiatan merupakan sekolah yang mengurus bagian dari pembelajaran non formal seperti program kesetaraan, home scholing, kursus, TBM (Taman Baca Masyarakat) dan sebagainya. PKBM dan SKB mempunyai visi dan misi masing-masing layaknya seperti sekolah formal. PKBM dan SKB tersebar di seluruh wilayah Indonesia karena yang mengelola sekolah tersebut adalah Dinas Pendidikan Luar Sekolah (PLS) untuk setiap Kabupaten dan Kota.
Banyak program yang akan dilaksanakan oleh PKBM dan SKB ini seperti kesetaraan Paket ABC. Semua orang yang putus sekolah diperbolehkan mendaftar dan tidak dibatas oleh umur. Untuk biaya pendaftaran dan uang sekolah pihak Dinas PLS telah menyerahkanya kepada PKBM atau SKB masing-masing akan tetapi akan ada tim pengawas yang mengawasinya. PKBM ataupun SKB juga mempunyai DAPODIKMAS dimana siswa atau warga belajarnya didaftarkan secara online. Beberapa bulan lalu kita telah melaksanakan Ujian Nasional bagi warga belajar dari PKBM dan SKB diwajibkan mengikuti UN yang berbasis computer. Bahkan UNpun PKBM atau SKB telah menempuh UNBK.
Pungutan biaya dari dinas tentu tidak ada karena semua biaya-biaya akan diserahkan ke pihakPKBM atau SKB masing-masing daerah. Setelah anda mendapatkan tempat PKBM/SKB jangan lupa membawa KK (Kartu Keluarga) dan Raport serta fotokopi ijazah sebelumnya, hal ini berguna untuk pendaftaran nantinya baik dari PKBM itu sendiri ataupun pendaftaran dapodik. Anda akan mengisi form pendaftaran nantinya. Perlu anda ingat PKBM atau SKB merupakan sekolah nonformal dan tidak bersifat gratis karena pengajarnya juga digaji oleh pihak PKBM atau SKB. Ada beberapa PKBM atau SKB yang mendapat dari dari APBD akan tetapi cuman satu kelas atau beberapanya.
Untuk program pada kesetaraan yaitu Paket ABC dan memiliki kelas atau rombelnya masing-masing sesuai banyak siswa yang ada. Untuk sekarang Paket C hanya memiliki satu jurusan yaitu IPS karena untuk bagian labor Sapras PKBM masih belum menyanggupinya.
Demikianlah ulasan dari admin, karena admin sendiri juga ketua dari PKBM jadi hal ini perlu juga disampaikan semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.
Banyak program yang akan dilaksanakan oleh PKBM dan SKB ini seperti kesetaraan Paket ABC. Semua orang yang putus sekolah diperbolehkan mendaftar dan tidak dibatas oleh umur. Untuk biaya pendaftaran dan uang sekolah pihak Dinas PLS telah menyerahkanya kepada PKBM atau SKB masing-masing akan tetapi akan ada tim pengawas yang mengawasinya. PKBM ataupun SKB juga mempunyai DAPODIKMAS dimana siswa atau warga belajarnya didaftarkan secara online. Beberapa bulan lalu kita telah melaksanakan Ujian Nasional bagi warga belajar dari PKBM dan SKB diwajibkan mengikuti UN yang berbasis computer. Bahkan UNpun PKBM atau SKB telah menempuh UNBK.
Bagaimana mencari PKBM/SKB?
Jika anda mau mengulang belajar cukup mengunjungi dinas pendidikan di daerah anda dan bertanya pada bagian PLS agar mengarahkan ke PKBM mana anda akan ikuti tentu yang terdekat di rumah anda.Pungutan biaya dari dinas tentu tidak ada karena semua biaya-biaya akan diserahkan ke pihakPKBM atau SKB masing-masing daerah. Setelah anda mendapatkan tempat PKBM/SKB jangan lupa membawa KK (Kartu Keluarga) dan Raport serta fotokopi ijazah sebelumnya, hal ini berguna untuk pendaftaran nantinya baik dari PKBM itu sendiri ataupun pendaftaran dapodik. Anda akan mengisi form pendaftaran nantinya. Perlu anda ingat PKBM atau SKB merupakan sekolah nonformal dan tidak bersifat gratis karena pengajarnya juga digaji oleh pihak PKBM atau SKB. Ada beberapa PKBM atau SKB yang mendapat dari dari APBD akan tetapi cuman satu kelas atau beberapanya.
Untuk program pada kesetaraan yaitu Paket ABC dan memiliki kelas atau rombelnya masing-masing sesuai banyak siswa yang ada. Untuk sekarang Paket C hanya memiliki satu jurusan yaitu IPS karena untuk bagian labor Sapras PKBM masih belum menyanggupinya.
![]() |
| Gotong royong warga belajar PKBM Lambe Foundation |
Demikianlah ulasan dari admin, karena admin sendiri juga ketua dari PKBM jadi hal ini perlu juga disampaikan semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.




Post a Comment