Wabah covid-19 telah merenggut banyak nyawa manusia, lebih dari jutaan orang didunia terinfeksi oleh virus ini. Menurut data statistik covid-19.go.id. Di Indonesia saat ini ada sekitar 7418 orang dinyatakan posotif terinfeksi virus covid-19, 635 orang yang meninggal , 913 orang diantaranya sembuh. Telah diketahui bahwa virus covid-19 akan mengamuk pada organ yang ada didalam tubuh mulai dari otak sampai ke ujung jari kaki. Dilansir dari sebuah artikel dari science.org baru-baru ini seorang dokter bidang perawatan paru-paru di Fakultas Kedokteran Universitas Tulane Dr Joshua Denson membuat penilaian terhadap dua orang pasien yang terjangkit covid-19 mengalamin kejang-kejang, gagal pernapasan sampai gagal ginjal. Beberapa waktu yang lalu timnya mencoba mengobati seorang wanita muda yang terjangkit covid-19 kemudian mengalami kegagalan karena jantungnya tiba-tiba berhenti berdetak.
![]() |
| Staff medis membantu pasien Covid-19 di Italia. Sumber : ANTONIO MASIELLO / GETTY |
Pada saat meluasnya infeksi virus covid-19 para dokter beserta ahli patologi berjuang untuk mengobati dan memahami kerusakan oleh virus ini. Setelah melihat organ tubuh pasien terinfeksi para ahli menyadari bahwa selain menyeran paru-paru covid-19 menyebar ke organ lain seperti jantung, ginjal, pembuluh darah, usu, bahwa selain menyeran paru-paru covid-19 menyebar ke organ lain seperti jantung, ginjal, pembuluh darah, usu, bahwa selain menyeran paru-paru covid-19 menyebar ke organ lain seperti jantung, ginjal, pembuluh darah, usus, dan otak. Menurut ahli jantung dari Universitas Yale dan RS Yale-New Heaven Harlan Krumholz bahwa keganasan covid-19 dapat menyerang hamper seluruh tubuh manusia.
Meneliti dan memahami keganasan dari virus covid-19 dapat membantu dokter garis depan untuk mengobati pasien yang terinfeksi secara misterius. Respon imun terhadap covid-19 membuat awal terinfeksi sulit terdeteksi. Beberapa pertanyaan dikemukaan dalam memahami infeksi covid-19 seperti apakah gejala pembekuan darah dapat mengubah status ringan menjadi mengancam jiwa bagi pasien? Apakah respon balik sistem imun terhadap covid-19 yang menjadi literature untuk obat yang akan dibuat? Apakah gejala awal tampak ketika oksigen dalam darah rendah? Seorang intensivator dari RS Universitas Pennyslavania (HUP) mengatakan bahwa terapi akan bermanfaat dalam mengambil pendekatan sistem.
Awal Mulai Terinfeksi
Virus Covid-19 atau juga disebut dengan SARS-CoV-2 masuk ketubuh paling cepat melalui hidung dan tenggorokan yang akan menjadi awal mula infeksi. Covid-19 akan mencari sel-sel reseptor pada bagian terinfeksi atau dapt disebut juga dengan angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2). ACE2 bertindak sebagai mengatur tekanan darah dan menandai jaringan yang terkena infeksi. Virus akan masuk kedalam sel reseptor kemudian mengambil alih sel tersebut untuk membelah diri setelah itu menginfeksi sel-sel yang baru lainya dengan cepat. Pada saat proses penggandaan diri dari covid-19 orang yang terinfeksi untuk minggu pertamanya tidak dapat merasakan infeksi apapun kemudian dilanjutkan dengan tenggorokan kering, batuk kering, kehilangan bau dan perasa, ada rasa sakit di kepala dan dibagian tubuh.
Jika sistem kekebalan tubuh berkurang pada saat infeksi maka covid-19 yang berkumpul di bagian tenggorokan akan menyerang paru-paru dengan cepat. Pada bagian paru-paru virus covid-19 akan menyerang dan menggandakan diri dengan sangat cepat karena di bagian alveoli terdapat sel-sel reseptor ACE2 yang banyak. Pada saat terjadi proses pernafasan, oksigen akan melintasi bagian alveoli ke pembuluh darah kecil yang terletak disamping kantung udara (kapiler) kemudian oksigen pergi seluruh tubuh. Ketika sistem imun menyerang virus maka pelintasan dari oksigen akan sedikit terhambat karena oksigen membawanya dari tenggorokan. Sel-sel darah putih yang bertindak sebagai imun melepaskan molekul kemokin (inflamasi) yang banyak dan menargetkan sel-sel yang terinfeksi covid-19 akibatnya terjadi gejala seperti pneumonia yakni batuk, demam, dan sesak nafas. Pasien yang sembuh terkadang lebih menghirup oksigen selain hidung.
| Alveoli pada Paru-paru. Sumber : Discovery Lifesmap |
Pada saat SARS-CoV-2 menginfeksi paru-paru maka akan terjadi kerusakan besar disana kemudian beralih ke organ-oran lainya. Virus ini dibawa oleh oksigen dan didalam aliran darah kemudian masuk kedalam organ. Para ilmuwan baru mulai meneliti beberapa organ yang akan diinfeksi oleh covid-19.
1. Otak
Pada saat covid-19 masuk ke otak yang dibawa oleh oksigen maka pasien yang terinfeksi akan mengalami stroke, kejang, radang otak, dan kebingungan. Para dokter akan bertindak dan memahami bagian mana yang dinfeksi oleh virus secara langsung.
2. Mata
Pasien yang terinfeksi bagian mata akan terjadi konjungtivitis atau radang selaput yang berada di bagian depan mata kelopak mata bagian dalam3. Hidung
Pasien yang terinfeksi akan mengalami masalah pada indra penciumanya, diperkirakan virus covid-19 telah merusak sel-sel di ujung saraf hidung4. Paru-paru
Sel-sel imun yang merupakan garis depan menyerang virus berkumpul di bagian alveolus dan menyebabkan peradangan hal ini yang membuat pasien batuk, demam tinggi, serta kesulitan dalam bernafas.5. Jantung dan Pembuluh Darah
Pada saat virus memasuki pembuluh darah reseptor ACE2 akan diikat pada permukaan sel. Infeksi didalam pembuluh darah mengakibatkan terjadinya pembekuan darah kemudian terdapat peradangan di jantung. Pasien akan mengalami serangan jantung.6. Hati
Organ hati merupakan detoksifikasi racun dalam tubuh, ketika virus masuk ketubuh hati akan bekerja untuk meningkatkan enzim dalam mengatasi covid-19. Kerjasama organ hati dengan konsumsi obat akan membantu mengurangi dampak covid-19.7. Ginjal
Kerusakan pada ginjal oleh covid-19 akan membuat kematian lebih dekat karena virus ini secara langsung menghentikan prose penyaringan pada ginjal yang akhirnya terjadi gagal ginjal. Akibat dri gagal ginjal ini terjadi penurunan tekanan darah.8. Usus
Pasien yang terpapar oleh virus covid-19 lebih dari 20% diantaranya akan mengalami diare karena saluran pencernaan telah terinfeksi oleh virus ini. Infeksi yang terjadi terdapat pada bagian bawah saluran pencernaan yang mana kaya akan reseptor ACE2.
Seseorang yang terkena covid-19 awalnya tidaklah mengetahui apakah dia terkena atau tidak, akan tetapi beiringan sistem imun melawan virus mereka akan merasakan gejala awalnya. Beberapa minggu setelah itu barulah dinyatakan positif covid-19. Setelah virus masuk kedalam tubuh hal yang pertama yang diganggu adalam sistem pernapasan dan kemudian berlanjut kepada organ-organ lainya, hal ini dikarenakan oksigen yang membawa virus tersebut kedalam pembuluh darah dan menyebar keseluruh tubuh. Tetaplah dan jangan beraktivitas diluar, biarkan para medis melakukan pekerjaanya. Mudah-mudahan wabah covid-19 cepat berlalu dan kita dapat kembali beraktivitas.
Referensi :
Referensi :
Wadman,M., Jennifer C.F., Jocelyn K., Catherine M. (2020). https://www.sciencemag.org/news/2020/04/how-does-coronavirus-kill-clinicians-trace-ferocious-rampage-through-body-brain-toes? Tanggal 17 April 2020




4 comments
Apakah penyebaran sampai ke otak melalui darah yang membawa oksigen ke otak? Atau melalui udara?