klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Benarkah Ozon Bisa Diciptakan Kembali? Simak Berikut Penjelasannya!

Batangkayu.com - Bumi yang kita huni saat ini, memiliki banyak lapisan atmosfer, mulai dari lapisan troposfer sebagai lapisan paling dalam, dan lapisan exosfer sebagai lapisan paling luar. Nah, diantara lapisan stratosfer dan lapisan mesosfer, terdapat lapisan tambahan yang biasa kita kenal dengan istilah "ozon". 


Apa itu ozon?

Ozon atau (O³) adalah senyawa yang terdiri dari tiga atom oksigen. Ozon memiliki bentuk seperti gas biru, ketika berada pada suhu dan tekanan yang stabil.

Ozon (O³) pertama kali ditemukan oleh seorang ahli kimia asal Jerman yang bernama Christian Friedrich Schonbein pada tahun 1840. Setalah dilakukan pengamatan lebih lanjut, ternyata ozon (O³) memiliki segudang manfaat bagi kelangsungan makhluk hidup di bumi.

Manfaat Lapisan Ozon Bagi Kelangsungan Makhluk Hidup di Bumi

Sebenarnya, ozon (O³) telah dimanfaatkan oleh manusia sejak ratusan tahun yang lalu. Ozon pertama kali dimanfaatkan oleh Nies dari Prancis pada tahun 1906 sebagai sarana untuk membersihkan air minum. Namun siapa sangka berkat penemuannya ini, banyak orang yang berlomba-lomba dalam memanfaatkan ozon untuk mengolah air minum. 

Pada awal tahun 1990-an, pemanfaatan ozon mulai berkembang sangat pesat di berbagai belahan dunia. Pemanfaatan ozon yang bisa kita rasakan sampai saat ini adalah sebagai pengolah air minum, pengolah air limbah, sebagai sterilisasi bahan makanan mentah, dan juga sebagai sterilisasi peralatan.

Bagaimana proses terbentuknya ozon?




Keterangan :
  1. Molekul oksigen difotolisasi, menghasilkan 2 atom oksigen (lambat)
  2. Atom ozon dan oksigen terus-menerus bereaksi ketika UV matahari merusak ozon dan atom oksigen bereaksi dengan molekul oksigen lain (cepat)
  3. ozon hilang oleh reaksi atom oksigen atau molekul ozon satu sama lain, atau beberapa gas lainnya seperti klorin (lambat)

Ozon (O³) terbentuk secara alami di antara lapisan stratosfer dan lapisan mesosfer. Namun pada dasarnya, ozon terbentuk melalui reaksi cahaya ultra-lembayung dengan atmosfer bumi. Sehingga, terbentuklah lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.

Lapisan Ozon Semakin Hari, Semakin Menipis

Akibat adanya pemanasan global, tanpa kita sadari, lapisan ozon semakin menipis seiring berjalannya waktu. Sehingga, banyak sekali kerugian atau dampak negatif yang akan kita rasakan. Pada umumnya, penipisan lapisan ozon disebabkan oleh banyak hal, seperti gas pembuangan atau Chlorofluorocarbon (CFC).

Dampak Negatif Menipisnya Lapisan Ozon




Menipisnya lapisan ozon dapat memicu peningkatan radiasi ultraviolet matahari, terutama sinar UV-B yang mampu mencapai permukaan bumi. Sehingga, apabila kita terkena paparan sinar ultraviolet secara langsung, maka kita akan mengalami berbagai macam gangguan kesehatan, mulai dari kulit terbakar, pengaburan kornea dan katarak mata, penurunan daya tahan tubuh (imunitas) dan kanker kulit. 

Selain itu, apabila paparan sinar ultravioletke mengenai permukaan bumi secara langsung, maka dampaknya suhu bumi akan meningkat. Tentunya hal ini menyebabkan gunung es di daerah kutub Utara dan kutub selatan mencair. Apabila gunung es yang terletak di bagian kutub utara dan kutub selatan mencair, maka daratan akan tenggelam secara perlahan. 

Apakah ozon bisa diciptakan?

Secara alamiah, lapisan ozon dapat terbentuk melalui radiasi sinar ultraviolet dan pancaran sinar matahari. Seseorang dengan keahliannya di bidang geofisika juga pernah menjelaskan mengenai pembentukan ozon secara alamiah pada tahun 1930. Di mana ia menjelaskan jika sinar ultraviolet dari pancaran sinar matahari dapat menguraikan gas oksigen di udara dengan baik.

Molekul oksigen tadi terurai menjadi dua buah atom oksigen, proses ini kemudian kita kenal dengan istilah photolysis. Kemudian, atom oksigen secara alamiah saling bertabrakan dengan molekul gas oksigen yang ada disekitarnya, sehingga terbentuklah lapisan ozon. Ozon yang terdapat pada lapisan stratosfer terbentuk dari proses alamiah photolysis ini.


2 comments

2 comments

  • Admin
    Admin
    July 17, 2020 at 1:17 AM
    Semoga yang terbaik untuk bumi - www.firamedia.xyz
    Reply
  • Unknown
    Unknown
    July 13, 2020 at 8:26 AM
    Mantab
    Reply