klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Selamat Datang Di website Batangkayu, pokok pembahasan web ini adalah Pendidikan, Science, dan Moral/Kharakter
klGFP2aLxdwXCjVsO28pHXU0nj1s47tNO61UU8Ji
Bookmark

Sistem Penanggalan Hijriah atau Komariah (Lunar Phase)

Sumber: freepik

Sistem penanggalan hijriah merupakan penanggalan yang sering dipakai oleh umat muslim di dunia. Dengan penanggalan inilah umat muslim dapat melaksanakan ibadah kepada Allah ta’aala seperti ibadah puasa di bulan ramadhan, ibadah Qurban, dan ibadah lainya. Pada saat ini dalam penaggalan Hijriah atau komariah adalah tahun 1433 atau dalam Masehi tahun 2022.Penanggalan Hijriah dihitung sejak Nabi Muhammmad SAW dari Mekkah ke Madinah dan ditetapkan pada masa khalifah Umar bin Khattab ra. Jumlah bulan didalam penanggalan Hijriah adalah 12 bulan (At-Taubah 36). 


Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.


Sistem penanggalan hijriah dihitung berdasarkan pergerakan bulan terhadap bumi (mengelilingi bumi). Hal ini tentu berbeda dengan penaggalan Masehi yang mana dihitung dari revolusi  bumi terhadap matahari. Jika penanggalan Masehi sebuah dimulai dari jam 00.00 waktu setempat maka penaggalan Hijriah dimulai tenggelamnya matahari di tempat tersebut. Penanggalan atau kalender hijriah berpatokan terhadap panjang bulan sedangkan kalender masehi atau surya berpatokan terhadap panjang tahun. erikut ini bulan-bulan yang ada di penanggalan Hijriah:


No Nama Bulan Jumlah Hari Keterangan
1 Muharam 29 Hari Tahun Baru Islam, haram peperangan
2 Safar 30 Hari Bulan kedua artinya perjalanan
3 Rabiul Awal 29 Hari Bulan Ketiga artinya musim semi
4 Rabiul Akhir 30 Hari Bulan Keempat artinya musim gugur
5 Jumadil Awal 29 Hari Bulan Kelima artinya musim dingin (beku)
6 Jumadil Akhir 30 Hari Bulan Keenam artinya musim dingin kedua
7 Rajab 29 Hari Bulan Ketujuh, es akan mencair, haram untuk peperangan
8 Syakban 30 Hari Bulan Kedelapan artinya berkelompok untuk keladang
9 Ramadhan 30 Hari Bulan Kesembilan artinya pembakaran
10 Syawal 30 Hari Bulan Kesepuluh artinya peningkatan suhu
11 Zulkaidah 29 Hari Bulan Kesebelas artinya saat duduk-duduk atau istirahat
12 Zulhijjah 29/30 Hari pada kabisat menjadi 30 hari, bulan Haji

Satu bulan di penanggalan hijriah sama dengan 29,5 hari (1 bulan sinodis= jumlah sinodis bulan) atau secara rincinya 29 hari + 12 jam + 44 menit + 3 detik. Jika satu tahun 1 hijriah sama dengan 12 bulan x 29,5 hari = 354 hari. Hal ini tentu lebih banyak waktu yang berlebih dari sistem penanggalan Masehi  karena bulan mengitari bumi searah dengan bumi mengitari matahari. Banyak hari dalam tiap bulannya di penanggalan hijriah berganti-ganti dari 29 hari sampai 30 hari. Untuk 30 hari diberikan pada bulan ganjil dan 29 diberikan untuk bulan genap, maka dalam 6 bulan terdapat 30 hari dalam sebulan sedangkan 6 bulan lainya adalah 29 hari. Jika dijumlahkan akan memenuhi perhitungan berikut : 
1 tahun komariah = 30 hari x 12 bulan – 6 (dari 29 hari) = 354 hari 
 Pada penanggalan hijriah dalam sebulan terdapat 44 menit + 3 detik waktu terbuang, jika setahun terdapat 8 Jam 48 Menit 36 detik dan selama 30 tahun terdapat 10 hari + 22 Jam 38 menit atau 11 hari waktu terbuang (kabisat/ leap year). Pembagian 11 hari dalam 30 tahun tersebut diuraikan pada tabel berikut. 

Tahun Ke- Tahun Ke- Tahun Ke- Tahun Ke-
1 9 17 25
2 (kabisat) 10 (kabisat) 18 (kabisat) 26
3 11 19 26 (kabisat)
4 12 20 27
5 (kabisat) 13 (kabisat) 21 (kabisat) 28 (kabisat)
6 14 22 29
7 (kabisat) 15 23 30
8 16 (kabisat) 24 (kabisat)


Pertanyaan kenapa pada tahun 2030 nanti ramadhan dilaksanakan dua kali? Berapa hari pada tahun hijriahnya?
Post a Comment

Post a Comment